Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanaman Ganja Bisa Tumbuh Subur di Jayawijaya, Ini Penyebabnya 

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Barang Bukti 12 Pohon Ganja berukuran 2 meter lebih yang diamankan Sat Narkoba dari Kampung Pipukmo Distrik Hubikiak Minggu lalu saat diamankan di Polres Jayawijaya Sabtu (29/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/DENNY)
Barang Bukti 12 Pohon Ganja berukuran 2 meter lebih yang diamankan Sat Narkoba dari Kampung Pipukmo Distrik Hubikiak Minggu lalu saat diamankan di Polres Jayawijaya Sabtu (29/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/DENNY)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, WAMENA -Kondisi tanah dan suhu udara yang sejuk menjadikan Jayawijaya sebagai daerah yang subur, hingga tanaman apapun yang ditanam  bisa bertumbuh subur tanpa bantuan pupuk.


Dan ini sudah terbukti banyak sayuran asli dari lembah Baliem tumbuh subur bahkan menjadi komoditi andalan dari Pemkab Jayawijaya. 


Namun seiring dengan perkembangan zaman, ada saja  oknum masyarakat yang memanfaatkan kondisi suburnya tanaman dengan menanam tanaman ganja.

Advertisement


Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH mengakui suburnya pembudidayaan ganja dan pasaran yang mudah di wilayah Kabupaten Jayawijaya memicu beberapa oknum masyarakat mulai banyak yang menanam narkotika ini secara sembunyi -sembunyi di beberapa tempat yang dipastikan luput dari pengawasan dan pandangan masyarakat lainnya.


 "Adanya praktek penanaman ganja yang ditemukan, menggarisbawahi tantangan penegakan hukum di wilayah Lembah Baliem, di mana kontur geografis yang ekstrem dan isolasi wilayah kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk membudidayakan komoditas terlarang,"ungkapnya Senin (31/8/2026) di Wamena. 


Dikatakan, faktor geografis yang menjadi kendala utama dalam pengawasan, hal ini terjadi karena akseblitas yang terbatas, artinya banyak titik perkebunan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki selama berjam-jam menembus hutan yang rapat dan dipisahkan kali -kali kecil, selain itu keterbatasan jangkauan. 

Advertisement


"Disisi lain lokasi yang digunakan untuk menanam ganja menjadi jalur perlintasan tradisional sehingga pergerakan benih atau hasil olahan ganja sering memanfaatkan jalur-jalur tikus," Kata Kasat Narkoba ini. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Polres Jayawijaya masih mendalami motif tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kejadian ini terjadi di Sinakma

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Kondisi kapasitas di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena sudah sesak, pasalnya satu-satunya Lapas di Papua Pegunungan itu kelebihan nyari

Dampak Kabut Asap Mulai Mengancam Ketersediaan BBM Di Wamena

Dampak Kabut Asap Mulai Mengancam Ketersediaan BBM Di Wamena

Kabut asap yang selama seminggu lebih menanggagu penerbangan di   Bandara Wamena, mulai mengancam ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer