Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres Jayawijaya Mulai Lakukan Operasi Zebra Cartenz 2025

D
Penulis: Deni Tonjau❯

 

Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D Tamaila saat melakukan pemeriksaan pasukan dan penyematan tanda operasi sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra Cartenz. Senin (17/11/2025). (Ceposonline.com/Deni)
Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D Tamaila saat melakukan pemeriksaan pasukan dan penyematan tanda operasi sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra Cartenz. Senin (17/11/2025). (Ceposonline.com/Deni)

CEPOSONLINE. COM,WAMENA - Polres Jayawijaya resmi membuka pelaksanaan Operasi Zebra Cartenz 2025 yang ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Wakapolres Jayawijaya Kompol F. D Tamaila di Lapangan Apel Mapolres Jayawijaya, Senin (17/11/2025).


Advertisement

Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D Tamaila mengaku Operasi Zebra merupakan langkah strategis Polri dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

“Data Lakalantas Polres Jayawijaya mencatat adanya kenaikan kasus dari 21 kasus pada 2023, menjadi 77 kasus pada 2024, dengan peningkatan signifikan pada jumlah korban luka berat dan luka ringan.”ungkapnya di Wamena

Dalam amanatnya, Ia menyampaikan jika Operasi Zebra Cartenz 2025, dapat wujudkan menurunnya angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas, dan fatalitas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Advertisement

“Sejumlah faktor dominan penyebab kecelakaan di Jayawijaya seperti pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm, penggunaan handphone saat berkendara, melawan arus, serta pengaruh alkohol.”bebernya

Mantan Kasat Lantas dan Kabag Ops Polres Jayawijaya ini mengaku bahwa Operasi Zebra Cartenz 2025 bertujuan menurunkan angka pelanggaran, menekan angka kecelakaan serta fatalitas, dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk melaksanakan operasi dengan edukatif, persuasif, humanis, namun tetap tegas, serta menjaga keselamatan diri dan menjadi teladan bagi masyarakat.” tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Delapan Wakil Adat dari 40 Distrik Kini Duduk di DPRK Jayawijaya

Delapan Wakil Adat dari 40 Distrik Kini Duduk di DPRK Jayawijaya

Delapan anggota DPRK Jayawijaya mekanisme Otsus dan satu anggota DPRK Jayawijaya  dari pergantian antar waktu (PAW) dilantik Ketua Pengadila

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Polres Jayawijaya masih mendalami motif tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kejadian ini terjadi di Sinakma

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Kondisi kapasitas di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena sudah sesak, pasalnya satu-satunya Lapas di Papua Pegunungan itu kelebihan nyari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer