Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DinsosP3A Sinkronisasi Rehabilitasi Sosial Dasar Anak Terlantar Dengan 8 Pemkab

D
Penulis: Deni Tonjau❯

 

Pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi dan pembinaan pelaksanaan rehabilitasi sosial dasar anak terlantar, oleh Dinsos P3A Papua Pegunungan bersama 8 kabupaten, Kamis (6/11/2025).(Ceposonline.com/Deni).
Pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi dan pembinaan pelaksanaan rehabilitasi sosial dasar anak terlantar, oleh Dinsos P3A Papua Pegunungan bersama 8 kabupaten, Kamis (6/11/2025).(Ceposonline.com/Deni).

CEPOSONLINE.COM,WAMENA – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pembinaan pelaksanaan rehabilitasi sosial dasar anak terlantar.


Advertisement

Langkah tersebut sebagai penanganan terhadap anak -anak terlantar di wilayah Papua Pegunungan.

Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Aron Wanimbo menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan bersama seluruh jajaran pemerintah dari pusat hingga daerah berkomitmen memelihara dan memberikan perlindungan terhadap anak-anak terlantar dan fakir miskin yang tersebar di 8 kabupaten.

"Sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 34 dengan tegas menyatakan bahwa fakir miskin dan anak terlantar menjadi tanggung jawab negara."ungkapnya di Wamena, Kamis (6/11/2025).

Advertisement

Dengan demikian, negara dalam hal ini pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten di seluruh Indonesia wajib memelihara dan memberikan perlindungan terhadap anak-anak terlantar dan fakir miskin.

Sehingga Pemprov Papua Pegunungan komit melaksanakan amanat tersebut.

"Pemprov Papua Pegunungan bersama pemkab 8 kabupaten melalui instansi terkait terus berkolaborasi mewujudkan tanggung jawab tersebut, dengan memberikan pelayanan melalui panti sosial asuhan anak (PSAA) dengan memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial anak."bebernya.

Advertisement

Kepala Bidang Bidang Rehabilitasi Sosial, Perlindungan dan Jaminan Sosial (DinsosP3A) Papua Pegunungan, Ronald Yikwa menjelaskan, saat ini tengah merancang berbagai program perlindungan sosial untuk menangani kemiskinan dan anak terlantar.

“Hari ini digelar Koordinasi, Sinkronisasi Dan Pembinaan Pelaksanaan Rehabilitasi Sosial yang diikuti seluruh pengelola panti dari 8 kabupaten untuk membahas program-program yang tepat dan terukur dalam perlindungan kepada anak-anak terlantar didaerah ini,”kata Yikwa.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Delapan Wakil Adat dari 40 Distrik Kini Duduk di DPRK Jayawijaya

Delapan Wakil Adat dari 40 Distrik Kini Duduk di DPRK Jayawijaya

Delapan anggota DPRK Jayawijaya mekanisme Otsus dan satu anggota DPRK Jayawijaya  dari pergantian antar waktu (PAW) dilantik Ketua Pengadila

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Polres Jayawijaya masih mendalami motif tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kejadian ini terjadi di Sinakma

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Kondisi kapasitas di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena sudah sesak, pasalnya satu-satunya Lapas di Papua Pegunungan itu kelebihan nyari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer