Cemburu Berujung Maut, Polres Boven Digoel Ungkap Kasus Mayat dalam Karung di Asiki

CEPOSONLINE.COM, BOVEN DIGOEL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boven Digoel berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap korban yang jenazahnya ditemukan di dalam karung di kawasan Log Pond Kali Kouh, Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Korban diketahui bernama Antonia Puspita Doom, berstatus ASN yang sehari-harinya bekerja di Sekretariat DPRK Boven Digoel.
Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan seorang pria berinisial DP (25) yang bekerja sebagai karyawan honorer, sebagai tersangka. Tersangka juga telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sejak Rabu (28/10/2026).
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitersz didampingi Kasat Reskrim AKP Ishak O. Tuntulalo dan Kasi Humas Aiptu Ihsan, saat menggelar jumpa pers mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Minggu (25/10/2026) mengenai penemuan jenazah di dalam karung di kawasan Log Pond Kali Kouh, Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel .
‘’Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan medis,’’ kata Kapolres Dian Novita Pitersz, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, polisi berhasil mengidentifikasi orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Setelah mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti, penyidik kemudian menetapkan DP sebagai tersangka.
Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia berawal dari konflik pribadi antara tersangka dan korban. Tersangka disebut kerap merasa cemburu terhadap korban. Status antara korban dan tersangka adalah pacaran.
Perselisihan tersebut kemudian berlanjut menjadi pertengkaran fisik. Tersangka mengaku marah setelah dipukul oleh korban. Kemudian tersangka membunuh dengan cara mencekik leher korban menggunakan tangan kanan sambil menahan pergerakan tubuhnya.
Setelah korban tidak lagi bergerak, tersangka diduga memindahkan jenazah ke sebuah bengkel di samping rumah korban. Tindakan itu disebut dilakukan karena tersangka takut perbuatannya diketahui orang lain.
Selanjutnya, tersangka memasukkan jenazah ke dalam dua buah karung sebelum membawanya menggunakan sepeda motor Yamaha X-Ride berwarna biru.



