Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ke-25 anak yang bakal dikirim ke luar negeri itu masing-masing; 5 orang ke Amerika Serikat, 5 orang ke Jerman, 5 orang ke Rusia, 5 orang ke Jepang dan 5 orang ke China. Pengiriman anak-anak Biak untuk belajar astronomi (keantariksaan) di perguruan tinggi ternama di kelima Negara tersebut akan mengandeng Surya Institut.
“Kami akan bekerja sama dengan Pak Prof. Drs. Yohanes Surya, M.Sc., Ph.D, dalam waktu dekat beliau akan datang ke Biak untuk tanda tangan MoU. Jadi Pak Prof Surya yang akan membantu mencarikan beasiswa, dan itu atas perintah dari Menkomarves Luhut Panjaitan,” ungkap Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd kepada Cenderawasih Pos disela-sela seminar rencana pembangunan Bandar Antariksa, di Gedung Wanita (9/4).
Kerja sama itu akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor sebagai salah satu upaya menyikapi pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara yang rencananya akan mulai dilakukan tahun 2022 mendatang. Diharapkan, anak-anak Biak yang dikirim belajar ke luar negeri tentang astronomi itu nantinya dapat diakomodir belajar di Bandar Antariksa Biak, termasuk dengan sejumlah kelembagaan lainnya, termasuk Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
“Anak-anak di Biak juga memang harus disiapkan, tentunya diharapkan ketika mereka selesai nantinya juga bisa bekerja atau sebagai ahli di Bandar Antariksa yang akan dibangun di Biak, dan sejumlah tempat lainnya sesuai dengan bidang atau keahlian mereka,” pungkas Bupati.
Sekedar diketahui, jurusan astronom nantinya dapat menjadi seorang astronom, tenaga peneliti dan pengembangan, bisa jadi pendidik, tenaga di jasa dan manufaktur yang berhubungan dengan teknologi informasi ataupun wirausaha sesuai dengan bidangnya serta sejumlah lainnya.(itb/tri)
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement
