Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunakan KRI Teluk Bintuni, 400 Personel Satgas Pamrahwan Tiba di Biak

A
Penulis: Administrator❯
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan ketika memimpin upacara penyambutan Satgas PAM daerah rawan dari Yonif Raider 500/Sikatan, di Pelabuhan Biak, Senin (31/8) kemarin. (Foto :Fiktor/Cepos)
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan ketika memimpin upacara penyambutan Satgas PAM daerah rawan dari Yonif Raider 500/Sikatan, di Pelabuhan Biak, Senin (31/8) kemarin. (Foto :Fiktor/Cepos)
BIAK-Sebanyak 400 personel Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif Raider 500/Sikatan tiba di Pelabuhan Biak, Senin (31/8) kemarin. Kedatangan personel pengamanan itu menggunakan KRI Teluk Bintuni 520 dan dijemput dalam bentuk upacara di di Pelabuhan Biak.

Selanjutnya personel TNI AD sebanyak itu akan disebar ke wilayah tugas dan kerja Korem 173/PVB, masing-masing ke wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, dan Enarotali. Satgas ini akan menjalankan tugas pengamanan wilayah selama 9 bulan.

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, kegiatan atau pelaksanaan tugas operasi merupakan puncak dari seluruh latihan yang telah dilaksanakan di home base, dengan tujuan untuk melakukan pengamanan di wilayah yang dianggap masih rawan.

Selain itu, lanjut Dandrem, juga sekaligus sebagai momentum untuk mengukur sejauh mana kesiapan suatu satuan untuk mendukung tugas pokok yang diberikan oleh komando atas terkait tugas pengamanan daerah rawan.

“Kepada prajurit Yonif Raider 500/Sikatan yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan daerah rawan di wilayah Korem 173/PVB, saya menyampaikan selamat datang dan jalankan tugas dengan baik. Tentunya saya bisa melaksanakan tugas pokok dengan baik sesuai dengan protap yang telah ditentukan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Danrem dengan pangkat bintang satu ini juga menyampaikan beberapa poin yang perlu menjadi perhatian serius personil Satgas Pam Rahwan Yonif 500/Sikatan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara selama menjalankan tugasnya.

Diantaranya, pertama, laksanakan tugas operasi sebagai momentum untuk meningkatkan profesionalisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui satuan yang kita cintai.
Poin kedua, meminta agar dalam menjalankan tugas segera melakukan adaptasi dengan situasi di daerah penugasan yang kalian akan duduki.

Hal yang ketiga, laksanakan body sistem kemanapun dalam pergerakan di wilayah penugasan. Dan poin keempat, mengingatkan supaya prajurit dalam menjalankan tugas PAM tersebut selalu jaga faktor keamanan dalam situasi dan kondisi apapun khususnya di daerah penugasannya masing-masing.(itb/tri)

Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer