Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jambret Marak, Kapolres Perintahkan Didor

A
Penulis: Administrator❯
AKBP Indra Mada Laksanta, S.IK.,M.Si (Fiktor/Cepos)
AKBP Indra Mada Laksanta, S.IK.,M.Si (Fiktor/Cepos)


BIAK-Kasus penjambretan dengan menggunakan kendaraan bermotor tergolong cukup marak di wilayah Kota Biak dan sekitarnya. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir ada sejumlah kejadian penjambretan yang dilaporkan ke Polres Biak Numfor. Tak tanggung-tanggung, para pelakunya kadang sudah dekat dan membuat korban kadang ikut mengelami kecelakaan.


  Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK.,M.Si mengungkapkan jumlah kasus jambret yang telah dilaporkan ke pihaknya sudah ada 16 kasus. Bahkan, para korbannya sering mengalami luka serius karena terjatuh dari kendaraannya sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.


  “Ada lagi kejadian beberapa kasus yang dilaporkan ke kami, karenanya saya sudah perintahkan anggota supaya kalau ada didapatkan di lokasi kejadian langsung tembak (dor). Ini tidak boleh dibiarkan, sudah cukup meresahkan dan membahayakan keselamatan bagi masyarakat khususnya lagi korban,” tegas Kapolres kepada wartawan di Kantor DPRD Biak Numfor, Senin (7/10) kemarin.


  Tak hanya memerintahkan untuk dor ditempat, namun kasus jambret yang mulai marak kembali itu nampaknya mendapat perhatian khusus dari Polres Biak Numfor. Karenanya, tim anti jambret telah dibentuk dengan anggotanya adalah gabungan dari berbagai satuan di Polres Biak Numfor.


  “Saya sudah perintahkan Wakapolres supaya membentuk tim anti jambret, mereka akan selaku berkoodinasi dalam menjalankan fungsinya di lapangan. Yang pasti jambret di Biak Numfor harus diberantas, sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat dan sudah cukup nekat sehingga kami juga harus tegas, ya harus ditindak tegas,” pungkasnya.


   Terkait dengan maraknya jambret ini, Kapolres menghimbau masyarakat supaya tetap berhati-hati ketika jalan. Selain itu, tidak menggunakan handphone saat menggunakan kendaraan atau lainnya yang dapat memicu tindak kejahatan.(itb)


// ada fotonya :


Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer