
Manager PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Biak Y Darmono dan Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, SSi, MPd ketika berbincang-bincang soal dukungan ketersedian daya listrik menjelang pelaksanaan PON XX, di Klaster Biak Numfor. (Fiktor/Cepos)
BIAK-Permintaan penyambungan listrik di Biak pada tahun 2019 tergolong cukup tinggi. Hingga saat ini permintaan penyambungan listrik yang sudah masuk di PT. PLN (Persero) Biak tidak kurang dari 5 MW. Permintaan sebanyak banyak diperkirakan akan terus mengalami penambahan mengingat adanya pembangunan pusat perkantoran dan perhotelan besar di Biak.
Dari permintaan 5 MW itu masing-masing penyambungan ke perkantoran Markas Komando Koopsau III dengan daya tidak kurang dari 1,5 MW, lalu PT Wapoga Timber dengan permintaan daya kurang lebih 2 MW, permintaan penyambungan ke gedung baru RSUD Biak sekitar 865 KVA, lalu ada permintaan peyambungan ke hotel bintang empat yang sementara dibangun serta permintaan penyambungan ke sejumlah perkantoran lainnnya,
“Memang permintaan penyambungan yang sudah masuk ke kami kurang lebih 5 MW kalau dihitung secara keseluruhan, permintaan ini akan terus mengalami peningkatan meningat pembangunan sejumlah perkantoran dan perumahan baru yang terus berlangsung di Biak,” kata Manager PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Biak Y Darmono kepada Cenderawasih Pos.
Menurutnya, ketersedian stok listrik ke depan di Biak pada dasarnya aman. Pasalnya, jika PLTMG Urfu telah difungsikan maka stok energi listrik di wilayah Biak Numfor dan sekitarnya lebih dari cukup. PLTMG Urfu yang saat ini hampir tuntas pekerjannya dapat menyuplai 25 MW energy lisrik. Sementara ketersedian energy listrik yang ada saat ini di Biak tidak kurang dari 9 MW.
“Pada dasarnya kami dari PLN siap menyuplai permintaan terhadap listrik, tentunya ini sangat penting sebagai bagian dalam rangka mendukung suksesnya program-program pembangunan kedepan. Memang kadang kala terjadi pemadaman setiap saat, namun itu tidak bisa dihindari ketika ada gangguan teknis di lapangan atau tiba-tiba terjadi kerusakan, namun yang pasti stok energy lisrik aman,” pungkasnya.
Disinggung soal dukungan PLN Biak terhadap suksesnya pelaksanaan PON XX, Darmono menyatakan pihaknya pada dasarnya siap mendukung itu dan dari ketersediaan energi listrik yang ada saat ini dinilai cukup.
“Kami ke depan akan memiliki kemampuan daya di atas 30 MW, saya kira dengan jumlah sebanyak ini cukup dalam mendukung kelancaran dan suksesnya penyelenggaraan PON XX di Biak,” tandasnya menambahkan.(itb/tri)
