
Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si (Fiktor/Cepos)
BIAK-Atraksi Apen Beyeren (kemampuan berjalan di atas bara batu panas) akan mewarnai hari pertama Festival Biak Munara Wampasi (BMW) VII, yang dibuka Senin (1/7) hari ini. Atraksi spektakuler itu akan dipusatkan di samping Museum Cenderawasih Biak.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor Onny Dageubun, S.Pi,MSi mengatakan, bahwa pelaksanaan atraksi Apen Beyeren akan dilakukan pada sore hari. Sementara untuk pembukaan dilakukan pagi hari sampai selesai di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih Biak.
“Pembukaan akan dilakukan paginya dengan berbagai acara, nah khusus untuk Apen Beyeran ini kami agendakan pada sore harinya. Tempat pelaksanaan atraksi kami buat agak luas supaya masyarakat atau wisatawan yang hadir leluasa menyaksikannya dari jauh, tidak berdempet-dempet,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa acara pembukaan akan diisi oleh tarian kolosal yang melibatkan 500 penari. Para penari kolosal yang akan tampil kolaboratif itu juga sebelumnya wajib melakukan body painting (seluruh tubuh diukir).
Selain tarian kolosal, di hari pembukaan itu juga akan diisi musik akuistik dari 20 group musik yanbg ada di Kabupaten Biak Numfor. Para seniman dari 20 group music itu akan tampil memeriahkan pembukaan Festival BMW yang akan berlangsung selama enam hari itu, tanggal 1 – 6 Juli 2019.
Sementara untuk pelaksanaan snap mor (menangkap ikan pada saat air laut surut) dan akan dipusatkan di Pantai Sansudi Distrik Bondifuar, Selasa (2/7). Festival BMW sudah masuk menjadi salah satu kalender nasional di Kementerian Pariwisata dan akan berlangsung selama enam hari. Sejumlah kegiatan yang digelar seperti snap mor (menangkap ikan di air laut surut), apen beyeren (berjalan kaki di atas batu panas), apen bayeren (berjalan dibarah batu panas), parade tari wor dan yosim pancar, kuliner dengan makanan khas daerah.
Selain itu, juga ada kunjungan ke sejumlah objek wisata, misalnya saja perjalanan ke beberapa objek wisata termasuk di wilayah kepulauan dan sejumlah lainnya. Selain itu juga ada lomba foto berhadiah tentang budaya di Kabupaten Biak Numfor. Sekedar diketahui pembukaan akan dilakukan oleh Koordinator Calender Of Event Wailayah Maluku Maluku Utara Papua dan Papua Barat, Raseno Arya.(itb/tri)
