Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyakit Meningkat, Dinkes Mambramo Terjunkan Tim Medis 

A
Penulis: Administrator❯

Tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Raya ketika akan diterjunkan ke wilayah Distrik Roufaer, kemarin.


BIAK-Dinas Kesehatan Kabupaten Mambramo Raya menurunkan satu tim medis ke wilayah Distrik Roufaer,  khususnya di Kampung Bareri. Tim yang diturunkan itu untuk menyikapi adanya laporan masyarakat bahwa terjadi peningkatan kasus sejumlah penyakit di wilayah  yang masih tergolong terisolir itu.


  Tim yang diturunkan itu merupakan gabungan dari dokter, perawat, ahli gizi dan kesehatan lingkungan dan lainnya.  Untuk memastikan apakah kejadian yang terjadi di Kampung Bareri Distrik Roufaer itu masuk dalam ketegori biasa atau kejadian luar biasa (KLB ), pihak Dinas Kesehatan setempat menunggu tim yang diturunkan itu kembali.


  “Tim yang diturunkan ini dibekali dengan berbagai peralatan medis dan obat-obatan. Mereka akan langsung melakukan pengobatan di  Kampung Bareri dan sekitarnya. Selama disana mereka akan berkeliling dari rumah ke rumah melakukan pelayanan, mereka juga akan mengkaji langsung laporan masyarakat itu di lapangan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mambramo Raya Levina Krey, M.PH dalam releasenya yang dikirim ke Cenderawasih Pos via e-mail, kemarin.


   Dalam perjalanannya ke wilayah Kampung Bareri, tim itu juga akan melakukan pelayanan sub imunisasi di Puskesmas Kay dan termasuk melakukan pelayanan keliling. Di Kampung Bareri 1 dan  Bareri 2 memang belum ada Pustu yang dibangun dalam rangka mempercepat dan mempermudah pelayanan.


  “Ke depan kami akan berupaya membangun satu Pustu di wilayah ini, khususnya di Kampung Bareri. Jadi selama ini belum dibangun karena tentu terkedala pada keterbatasan anggaran. Nah, nanti kalau sudah ada Pustu disana maka tentu petugas juga akan ditempatkan disana,” pungkasnya.


   Tentang ketersedian kebutuhan obat di wilayah Kabupaten Mamberamo Raya, Levina Krey menyatakan bahwa pada dasarnya siap dan stoknya aman.  “Saat ini stock obat yang tersedia sangat cukup selama tahun 2019, obat di gudang farmasi masih cukup untuk kebutuhan 12 Puskesmas,  29 Pustu dan 1 Rumah Sakit. Jadi warga tidak perlu kwatir atas stok obat,” katanya.


   “Selain mengecek adanya informasi wabah penyakit dikampung Bareri dan sekitarnya, tim yang diturunkan ini juga akan melakukan pelayanan imunisasi pin polio bagi anak-anak di wilayah itu,” kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit ( P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mambramo Raya Anthon Renyaan, S.Km., M.Kes menambahkan.(itb/tri)


Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer