Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sidang LKPJ Biak, Ini Capaian Bupati Herry Naap

A
Penulis: Administrator❯
Photo
Photo

Fiktor/Cepos
Plt Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd ketika menyalami anggota dewan setelah pembikaan sidang paripurna istimewa tentang  LKPJ tahun 2018 dan LKPJ AMJ Bupati Biak Numfor  tahun 2014-2018, kemarin.


Sidang LKPJ AMJ, Plt Bupati Biak Uraikan Pendapatan 5 Tahun


BIAK-Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd mengatakan pada dasarnya penyelenggaraan pemerintahan di periode 2014 – 2018 berjalan dengan baik. Kalaupun ada sejumlah hal-hal yang masih dinilai kurang akan menjadi catatan untuk ditingkatkan kedepannya.


  “Secara umum urusan pemerintahan mengalami peningkatan, sejumlah kekurangan tentunya akan menjadi catatan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk periode kepemimpinan untuk lima tahun kedepan,” paparnya saat membacakan pidato pengantar sidang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2018 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Biak Numfor tahun 2014-2018 di sidang paripurna istimewa DPRD Biak, kemarin.


  Dalam pidatonya, dikatakan bahwa keberhasilan pada urusan pemerintahan umumnya meliputi hasil penilaian pada Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD)  Kabupaten Biak Numfor sejak tahun 2014 – 20018.  Dimana pada tahun 2014 menduduki peringkat 13 dengan predikat sangat tinggi, lalu tahun 2015  peringkat 4 dengan predikat sangat tinggi.


  Di tahun 2016 Kabupaten Biak Numfor menduduki peringkat 5 dengan predikat sangat tinggi, lalu tahun 2017 menduduki peringkat ke 4 dengan predikat sangat tinggi dari 29 kabupaten/kota di Papua.


  Di sektor pendapatan di lima tahun berturut-turut, dijelaskan bahwa pendapatan daerah tahun 2014 Rp. 839,61 miliar, , lalu tahun 2015 sebedar Rp. 1,1 triliun, kemudian tahun 2016 sebesar Rp.1, 13 triliun dan tahun 2017 sebesar Rp.1,19 triliun dan tahun 2018  sebesar Rp 1,75 triliun.


   Sedangkan dari sisi realisasi pendapatan dana perimbangan dijelaskan bahwa pada tahun 2014 realisasinya sebesar Rp.630,67 miliar, tahun 2015 realisasinya sebesar Rp 785,79 miliar, lalu tahun 2016 realisasi dana perimbangan sebesar Rp.815,66 miliar dan tahun 2017, realisasinya sebesar Rp 838,68 miliar, sedangkan tahun  2018 sebesar Rp 814,52 miliar.


  Sementara untuk realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), lanjut Plt Bupati,  bahwa pada tahun 2014 realisasi PAD sebesar Rp 23 miliar, tahun 2015 sebesar Rp 67,64 miliar, tahun 2016 realisasi PAD sebesar Rp 22,92 miliar, tahun 2017 realisasi PAD sebesar Rp.13,5 miliar dan tahun 2018 realisasi PAD hanya sebesar Rp.3,93 miliar.


  “Tentunya keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan selama ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak tanpa terkecuali. Kami menyadari ada sejumlah catatan yang perlu dibenahi secara serius, ke depan ini akan menjadi perhatian kami dengan sungguh-sungguh,” papar Herry Ario Naap yang juga adalah Bupati Terpilih Pilkada tahun 2018.(itb/tri)


Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer