
Plt. Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, S.Si,M.Pd (pertama dari kanan) bersama Staf Khusus Seketaris Menteri Pariwisata, I Gustu Ngura Putra P, SE,CHT (kedua dari kanan), Asisten II Setda Papua, Danlanud Manuhua, Dandim 1708/BN dan Kepala BKKBN Papua ketika memperlihatkan ikan yang dikalawai di kegiatan Snap Mor setelah pembukaan festival BMW VI di Kampung Samber, Kamis (23/8) kemarin. (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)
BIAK-Festival Biak Munara Wampasi VI, Tahun 2018 dibuka secara resmi di Pantai Kampung Samber, Distrik Yendidori, Kamis (23/8) kemarin. Meski lokasi pelaksanaan pembukaan festival BMW VI sempat diguyur hujan, namun tidak menyurutkan masyarakat datang berbondong-bondong ke lokasi, termasuk masyarakat dari wilayah kota.
Pembukaan acara tahunan itu ditandai oleh pemukulan tifa secara bersama dan penangkapan ikan menggunakan tombak (kalawai) oleh Plt. Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Dr. Ir. Noak Kapisa, M.Sc dan Staf Khusus Seketaris Menteri Pariwisata, I Gustu Ngura Putra P, SE,CHT.
Snap mor (penangkapan ikan beramai-ramai dengan menggunakan tombak kalawai) yang biasanya mewarnai pembukaan festival BMW VI nampaknya tidak begitu ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, pasalnya air laut pada saat selesai pembukaan lagi pasang. Sementara snap mor adalah penangpakan ikan beamai-ramai dengan menggunakan kalawai (tombak) pada saat air meti (surut).
Dalam sambutannya Staf Khusus Seketaris Menteri Pariwisata Republik Indonesia I Gustu Ngura Putra P, SE,CHT yang mewakili Menteri Pariwisata mengatakan, festival BMW sebagai agenda tahunan diharapkan tidak sekedar sebagai kegiatan seremonial semata, namun yang terpenting bagaimana kegiatan festival khususnya festival BMW itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Festival BMW diharapkan lebih mendunia, negara atau suatu daerah dikenal terkenal melalui festival dan itu sudah terbukti di beberapa daerah ataupun negara. Festival BMW ini dikonversi ke arah pemberdayaan ekonomi kerakyatan,”paparnya.
Sementara itu, Plt Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si,M.Pd mengatakan, festival BMW yang sudah menjadi agenda tahunan harus dijadikan momentum untuk mengembalikan kejayaan Kabupaten Biak Numfor.
“Kita kembalikan kejayaan Kabupaten Biak Numfor, momentum kegiatan-kegiatan seperti ini harus lebih mendunia. Kita tidak kalah dengan daerah lainnya, tinggal bagaimana mengelola potensi budaya dan seni sehingga dapat menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal dan manca negara datang ke Biak, apalagi sektor unggulan Kabupaten Biak Numfor ada pada sektor pariwisata dan perikanan,”paparnya.
Sekadar diketahui bahwa sejumlah agenda kegiatan Festival BWM VI tahun 2018 antara lain lomba mancing, pameran ekonomi kreatif, hiburan, snap mor (menangkap ikan di pantai beramai-ramai pada saat air surut), apen bayeren (berjalan diatas bara batu panas), worshop fotografi, tour ke Kepulauan Padaiodo dan Aimando dan parade tari Wor. Selain itu juga ada agend Enjoy Biak (fit, food dan fun), pesona kuliner dan sejumlah lainnya.(itb)
