Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Pos Pulau Terluar Hampir Rampung

A
Penulis: Administrator❯
Photo
Photo

Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori, S.IK bersama, Wakapolres Kabagren dan sejumlah periwira lainnya ketika meninjau pembangunan Pos Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Miosmangguandi, Distrik Aimando, Minggu (19/8) kemarin. (FOTO : HUMAS)


BIAK-Pembangunan Pos Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Miosmangguandi, Distrik Aimando Kabupaten Biak Numfor hampir rampung. Dari presentase pekerjaannya, pembangunan Pos Pengamanan Pulau Terluar bersama rumah dinas anggota itu boleh dikatakan cukup cepat dan kini sudah mencapai 70 %.


Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori, S.IK  mengakui, pemabngunan pos pengamanan dan rumah dinas tersebut cepat jika dibandingkan dengan medannya yang cukup sulit, diupayakan tuntas pada September dan paling lambat Oktober 2018.


Pembangunan Pos Pengamanan Pulau Terluar di  Miosmanggunadi itu tergolong cukup mengah jika dibandingkan dengan kantor-kantor lainnya, statusnya sebagai pos, namun bentuknya tergolong cukup megah. Tak hanya itu, pembangunannya dianggarkan melalui APBN Tahun 2018 dengan total anggaran kurang lebih Rp 3,4 miliar, sudah termasuk empat kopel rumah dinas anggota.


Diharapkan dengan adanya pos pengamanan itu maka kedepan patroli pengawasan terhadap pengamanan pulau-pulau terluar terus dioptimalkan oleh Satuan Pol Air Polres Biak Numfor. “Kami harapkan dengan selesainya pos pengamanan ini maka anggota yang ditempatkan mengoptimalkan peran dan fungsinya,” tandasnya.


Disinggung soal sarana dan prasana pendukung lainnya, Kapolres Rachmad Amsori mengatakan, untuk kapal atau speed boat pengawasan masih perlu diadakan, khususnya yang berkapastitas agak besar.


Di sela-sela kunjungannya ke Pulau Miosmangguandi, Kapolres dan rombongan juga melakukan kunjungan ke Pulau Samberpasi, pulau yang tidak jauh dari Miosmangguandi. Kapolres dan rombongan menyerahkan dua ekor babi dan diterima langsung oleh Kepala Kampung Samber Pasi, Imanuel Sarakan.


Dua ekor babi itu diserahkan  untuk bakar batu (barapen) adalah bagian dari kemitraan dengan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor, khususnya masyarakat di Pulau Samber Pasi. Di Miosmangguandi Kapolres dan jajarannya juga melakukan tatap muka dengan masyarakat setempat dan menyerahkan paket Sembako.(itb/tho)


Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer