Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puluhan Ribu Peserta PBI JKN Ajukan Reaktivasi Kepesertaan BPJS Kesehatan

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
SEMUA WAJIB PUNYA: Petugas menunjukkan kartu peserta BPJS Kesehatan di kantor cabang Jakarta Pusat (23/2/2022). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
SEMUA WAJIB PUNYA: Petugas menunjukkan kartu peserta BPJS Kesehatan di kantor cabang Jakarta Pusat (23/2/2022). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Lebih dari 40.000 peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) telah mengajukan reaktivasi kepesertaan setelah sebelumnya dinonaktifkan.


Advertisement

Langkah ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jaminan kesehatan, khususnya bagi kelompok penerima bantuan iuran.

Reaktivasi dilakukan agar peserta kembali dapat mengakses layanan kesehatan yang dijamin melalui program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Adapun penonaktifan kepesertaan umumnya terjadi akibat proses pemadanan dan pembaruan data kependudukan maupun verifikasi status kepesertaan.

Advertisement

PBI JKN merupakan segmen peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, sehingga diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan rentan.

Ketika kepesertaan dinonaktifkan, peserta tidak dapat memanfaatkan layanan kesehatan hingga statusnya kembali aktif.

Lonjakan pengajuan reaktivasi ini menjadi perhatian berbagai pihak, mengingat akses terhadap layanan kesehatan dasar sangat bergantung pada status kepesertaan yang aktif.

Advertisement

Proses reaktivasi sendiri dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan, dengan melibatkan verifikasi data dan persyaratan administratif.

Pemerintah terus mendorong pembaruan data yang akurat agar kepesertaan PBI JKN tepat sasaran dan tidak menghambat hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Dengan reaktivasi yang tengah berlangsung, diharapkan puluhan ribu peserta tersebut dapat kembali memperoleh perlindungan jaminan kesehatan secara optimal.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan, pihaknya mencatat lebih dari 40.000 peserta BPJS segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) sudah mengajukan reaktivasi setelah sempat dinonaktifkan kepesertaannya.

“Sekarang ini sekitar 40 ribu lebih yang sudah reaktivasi dari 11 juta peserta yang dinonaktifka,” kata Gus Ipul usai mengikuti rapat koordinasi bersama Menko PM Muhaimin Iskandar di Jakarta seperti dikutib dari Jawapos.com.

Gus Ipul menyebutkan, dari 40.000 peserta yang melakukan reaktivasi, 2.000 di antara telah beralih ke skema pembayaran mandiri karena sudah merasa mampu.

“Dari 11 juta itu sudah ada 40.000 lebih yang melakukan reaktivasi. 2.000 di antaranya beralih ke mandiri,”terangnya.

Meski banyak peserta melakukan reaktivasi, Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tetap akan melakukan ground check atau pengecekan di lapangan bagi 11 juta PBI BPJS yang dinonaktifkan.

"Tetap kita lakukan ground check, hal ini untuk memastikan apakah penerima manfaat tersebut bisa terus lewat mandiri atau juga nanti beralih ke PBI lagi. Jadi itu semua terus kita lakukan setiap satu bulan ya, yang mudah-mudahan ini makin akurat data kita,”tutupnya. (*).

 

Advertisement

Artikel Terkait

Ini Tanda Media Tanam Bougenville Perlu Diganti, Terapkan Cara ini Sebelum Terlambat 

Ini Tanda Media Tanam Bougenville Perlu Diganti, Terapkan Cara ini Sebelum Terlambat 

Bunga bougeville yang ditanam dalam pot, memang bisa tumbuh subur dan berbunga lebat dengan perlakuan khusus. Hanya saja, pada waktu

Apresiasi Masyarakat Kampung Asiki Atas Infrastruktur dan Fasilitas Umum yang Dibangun TSE Group 

Apresiasi Masyarakat Kampung Asiki Atas Infrastruktur dan Fasilitas Umum yang Dibangun TSE Group 

Kehadiran dunia usaha di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. 

Hujan Mulai November, BNPB: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Banjir Bandang!

Hujan Mulai November, BNPB: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Banjir Bandang!

Memasuki bulan November sejumlah wilayah di Indonesia akan memasuki musim penghujan. Bahkan diprediksi potensi cuaca ekstrem hingga menyebab

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer