Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan TNI dalam Operasi di Kali Senami, Yahukimo

Karolus Daot • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 10:42 WIB
Sejumlah barang bukti yang diamankan aparat TNI dalam operasi di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (7/11/2026).
Sejumlah barang bukti yang diamankan aparat TNI dalam operasi di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (7/11/2026).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Tim gabungan Komando Operasi (Koops) TNI Habema yang terdiri dari Detasemen 3 Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir berhasil mengamankan tujuh pucuk senjata api san puluhan amunisi, serta senjata tajam, di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (7/11/2026).

Senjata tersebut ditemukan saat pasukan Habema menggelar operasi kinetik di wilayah itu.

 Operasi dilancarkan menyusul informasi tentang keberadaan kelompok bersenjata OPM yang diduga memanfaatkan kawasan tersebut sebagai tempat persinggahan.

Berdasarkan laporan awal, kontak tembak sempat terjadi antara personel TNI dan kelompok bersenjata. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi.

Saat memeriksa lokasi, tim gabungan menemukan tujuh pucuk senjata api, terdiri atas dua pucuk senjata laras pendek dan lima pucuk senjata laras panjang. Selain itu, aparat turut mengamankan sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, dan perlengkapan lainnya. Jenis serta kondisi senjata saat ini masih dalam proses identifikasi.

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menegaskan bahwa pengamanan senjata merupakan bagian dari upaya mengurangi potensi ancaman bersenjata terhadap keselamatan masyarakat maupun aparat.

"Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Prajurit harus tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas, dengan mengutamakan perlindungan masyarakat," tegasnya.

Koops TNI Habema, lanjutnya, berkomitmen menjaga keamanan wilayah Yahukimo melalui pendekatan yang profesional dan humanis, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman menuju Papua yang damai dan berkelanjutan. (*)

Editor : Weny Firmansyah
yahukimo senjata Ceposonline.com