Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

TPNPB-OPM Klaim Tembaki Pesawat Wapres Gibran, Ini Penjelasan Pihak TNI

Karolus Daot • 2026-01-14 11:56:54

 

TNPB OPM Kodap Yahukimo menembaki pesawat yang sedang melintas di wilayah mereka, Rabu (13/1/2026) (CEPOSONLINE.COM/IST)
TNPB OPM Kodap Yahukimo menembaki pesawat yang sedang melintas di wilayah mereka, Rabu (13/1/2026) (CEPOSONLINE.COM/IST)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo kembali menggegerkan publik. Mereka mengaku telah melakukan penembakan terhadap pesawat yang ditumpangi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, saat melintasi wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Selasa (13/1/2026)

Klaim tersebut disampaikan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui keterangan tertulis
yang diterima media ini.

Dalam rilis itu, Sebby menyebut Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, di bawah pimpinan Akar Heluka telah melakukan penembakan terhadap sebuah pesawat sipil yang disebut membawa aparat militer dan memasuki wilayah yang mereka klaim sebagai wilayah perang di Yahukimo.

Ia mengklaim bahwa Mayor Kopitua Heluka melakukan aksi tersebut sebagai peringatan keras kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar tidak memasuki wilayah Yahukimo.

Ia bahkan mengancam akan melakukan penembakan terhadap rombongan Wakil Presiden apabila memasuki wilayah tersebut.

Lebih jauh, TPNPB-OPM juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden, serta jajaran kabinet agar menyelesaikan apa yang mereka sebut sebagai sengketa politik di Tanah Papua. Jika tidak, mereka mengancam akan menggagalkan seluruh aktivitas pembangunan di Papua.

Selain itu, TPNPB-OPM mengimbau masyarakat adat Papua dari Sorong hingga Samarai agar tidak menyerahkan tanah adat untuk kepentingan pembangunan, termasuk perkebunan dan pembangunan pos militer, yang menurut mereka mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat.

Menanggapi klaim tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letnan Kolonel Inf Tri Purwanto, dengan tegas membantah seluruh pernyataan yang disampaikan oleh Sebby Sambom.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu percaya terhadap informasi yang disebarkan TPNPB-OPM, karena tidak didukung bukti yang jelas.

"Video yang beredar tidak menunjukkan lokasi secara jelas. Selain itu, berdasarkan rundown kegiatan Wakil Presiden pada Selasa (13/1/2026), Wapres tidak melintasi wilayah Yahukimo," tegas Tri Purwanto, melalui pesan whatsapp, Rabu (14/1/2026)

Menurutnya, pada hari Selasa Wakil Presiden Gibran hanya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor, Papua, dan Wamena, Papua Pegunungan.

"Tidak ada pesawat Wakil Presiden yang melintasi rute penerbangan Yahukimo. Klaim OPM tersebut tidak benar. Pesawat yang dimaksud bukan pesawat Wapres dan lokasinya juga tidak jelas," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa isu yang disebarkan oleh Sebby Sambom hanyalah upaya penggiringan opini untuk menarik perhatian publik.
"Berita-berita yang disebarkan itu tidak benar. Seluruh kegiatan pengamanan bandara dan objek kunjungan Wapres telah melalui proses sterilisasi ketat," ujarnya.

Lebih lanjut, Tri Purwanto menyampaikan bahwa agenda Wakil Presiden hari ini (rabu red) dibatalkan karena adanya rapat mendadak. "Wapres telah kembali ke Jakarta karena ada rapat mendadak di Hambalang. Saat ini beliau transit di Biak sebelum bertolak ke Jakarta,” pungkasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#KKB #yahukimo #Ceposonline.com #Wapres Gibran Rakabuming Raka