CEPOSONLINE.COM, WAROPEN-Bupati Waropen memimpin apel pagi bersama jajaran tenaga kesehatan di Puskesmas Urei Faisei (Urfas), Kamis (20/8/2026).
Kehadiran Bupati tidak sekadar mengikuti apel, tetapi sekaligus mengecek secara langsung kehadiran petugas, pembagian tugas, serta kesiapan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo Suwarko, serta Kepala Bidang Perencanaan Dinas Kesehatan Charles Wainarisi, M.Kes dan Kapus Urfas.
Satu per satu kekuatan personel Puskesmas Urfas turut menjadi perhatian Bupati F.X Mote untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam apel, Puskesmas Urfas memiliki 107 tenaga, terdiri dari 92 Aparatur Sipil Negara (ASN), 9 tenaga honorer, dan 6 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Bupati menegaskan Puskesmas Urfas memiliki posisi yang sangat vital karena berada di tengah Distrik Urei Faisei, salah satu wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi. Selain kawasan permukiman yang padat, masyarakat di wilayah tersebut juga heterogen sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat, disiplin, merata, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kehadiran saya untuk memastikan kehadiran petugas dan pembagian tugas berjalan dengan baik. Saya sudah memberikan tugas kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mewujudkan Waropen Sehat, dan itu harus terus dijalankan. Untuk teknisnya, silakan dengarkan Kepala Dinas Kesehatan karena beliau yang saya beri tanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui peningkatan disiplin dan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga melalui pembangunan fasilitas kesehatan.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan infrastruktur rumah sakit mulai diwujudkan secara fisik sekitar September, dengan perencanaan penyelesaian sekitar periode yang sama pada tahun berikutnya.
Bupati berharap keberadaan Puskesmas Urfas dapat benar-benar menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan jumlah tenaga yang cukup besar, setiap petugas diminta memahami tugas masing-masing, menjaga kedisiplinan, serta memastikan masyarakat yang datang memperoleh pelayanan secara baik.
Kunjungan dan apel pagi tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan langsung Pemerintah Kabupaten Waropen terhadap pelayanan dasar kesehatan. Bupati menegaskan bahwa program “Waropen Sehat” tidak boleh berhenti pada slogan, tetapi harus terlihat dari kehadiran tenaga kesehatan, pelayanan yang responsif, serta tersedianya fasilitas kesehatan yang semakin memadai bagi masyarakat. (*).
Editor : Elfira Halifa