Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

163 CPNS Kota Sorong Digembleng Latsar, Disiapkan Jadi Pemimpin Masa Depan

Lucky Ireeuw • Rabu, 6 Mei 2026 | 14:45 WIB
Wali Kota Sorong Septinus Lobat ketika memberikan sambutan.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat ketika memberikan sambutan.

CEPOSONLINE.COM, SORONG - Sebanyak 163 calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2024 di Kota Sorong mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) sebagai tahapan penting membentuk karakter, integritas, dan jiwa kepemimpinan aparatur sipil negara. Melalui pelatihan ini, para CPNS dipersiapkan menjadi ASN yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan birokrasi modern.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan proses strategis untuk membentuk mental dan moral para CPNS sebagai calon pemimpin masa depan.

Menurutnya, para peserta akan menjadi generasi penerus yang dalam 10 tahun mendatang mengambil peran penting dalam pemerintahan dan pembangunan daerah. Karena itu, mereka harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki karakter kuat dan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan lebih baik.

“Melalui kegiatan ini, karakter, akhlak, dan integritas kalian dibentuk agar menjadi pemimpin yang memiliki moralitas, responsivitas, dan jiwa inovatif dalam membangun bangsa ke depan,” katanya, Rabu (6/5)

Wali kota juga mengingatkan bahwa menjadi aparatur sipil negara membutuhkan perjuangan, kesabaran, dan kesungguhan. Karena itu seluruh peserta diminta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Ke depan tantangan akan jauh lebih berat. Karena itu kalian harus inovatif, kreatif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Papua Barat, Jainab Uswanas memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan Latsar CPNS tersebut.

Jainab, menjelaskan bahwa pelaksanaan Latsar merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang mewajibkan setiap CPNS menjalani masa percobaan melalui pendidikan dan pelatihan.

“Latsar ini bertujuan membangun integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, serta memperkuat profesionalisme dan kompetensi peserta sesuai bidang tugas masing-masing,” jelasnya.

Menurut Jainab, pelaksanaan Latsar kini menggunakan metode blended learning atau perpaduan pembelajaran klasikal dan daring. Meski demikian, peserta tetap dituntut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius agar tujuan pembelajaran dapat tercapai optimal.

Jainab menambahkan, Latsar menjadi pintu awal dalam membentuk ASN profesional yang mampu mendukung tata kelola pemerintahan cerdas atau smart governance.

Dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kata Jainab bahwa ASN dituntut lebih proaktif dan responsif dalam memberikan pelayanan publik. Birokrasi, kata dia, tidak lagi bersifat pasif, melainkan harus mampu hadir cepat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“ASN harus menjadi role model dalam pelayanan publik, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai dasar seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” pungkasnya.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#sorong #Ceposonline.com