
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - PSS Sleman resmi memperkenalkan pemain muda Markus Otto Alberti Madjar sebagai rekrutan terbaru untuk menghadapi kompetisi musim 2026/27.
Gelandang asal Jayapura itu didatangkan dari Persipura dan diproyeksikan menjadi bagian dari rencana jangka panjang Super Elang Jawa.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, memiliki alasan tersendiri di balik keputusan merekrut Markus Madjar.
Menurutnya, sang pemain mempunyai karakter permainan yang menarik untuk dikembangkan, terutama dalam hal mengambil keputusan secara sederhana dan efektif.
Bagi Huistra, kemampuan tersebut justru menjadi salah satu kualitas penting yang dibutuhkan seorang gelandang.
Markus tidak harus selalu tampil mencolok atau melakukan banyak hal di lapangan untuk menunjukkan kemampuannya.
“Bagi saya, ia adalah pemain yang sangat menarik. Cara bermainnya sangat sederhana, tetapi sangat bagus. Jadi, ia dihadirkan khusus untuk lini tengah kami,” ujar Pieter Huistra.
Markus Madjar memang masih berusia muda. Karena itu, Huistra tidak ingin memberikan beban berupa ekspektasi terlalu besar sejak awal. Pemain kelahiran Jayapura tersebut masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan gaya bermain PSS Sleman.
Terlebih, sistem permainan yang diterapkan PSS tentu berbeda dengan yang sebelumnya dijalani Markus bersama Persipura. Proses adaptasi menjadi bagian penting sebelum sang pemain bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Tentu saja, ia harus terlebih dahulu membiasakan diri dengan gaya permainan kami. Ia harus belajar dengan cepat. Dialah pemain yang kami rekrut demi masa depan tim,” kata Huistra.
PSS sendiri membutuhkan tambahan kekuatan di sektor tengah. Kehadiran Markus diharapkan memberikan opsi sekaligus menjadi investasi untuk masa depan klub.
Huistra melihat potensi Markus bukan hanya berdasarkan kontribusinya saat ini. Ia juga mempertimbangkan bagaimana kemampuan pemain muda tersebut dapat berkembang setelah mendapatkan pengalaman dan kesempatan berlatih bersama tim.
Kesederhanaan dalam bermain menjadi salah satu modal yang membuat Markus menarik perhatian sang pelatih. Kemampuan membaca situasi, memilih keputusan yang tepat, dan tidak memaksakan permainan menjadi kualitas yang ingin terus dikembangkan.
Dengan bergabung ke PSS Sleman, Markus Madjar mendapat kesempatan untuk menimba pengalaman di level kompetisi yang lebih tinggi. Bagi Huistra, proses tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk sang pemain menjadi gelandang yang lebih matang.
Markus mungkin belum dituntut menjadi pemain utama dalam waktu dekat. Namun, PSS Sleman sudah melihat sesuatu yang bisa dikembangkan dari talenta muda Persipura tersebut untuk kebutuhan tim pada masa mendatang.(*)
Editor : Weny Firmansyah