Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Ronaldo Mentok di Tembok Kongo, Portugal Gagal Menang

Yohanes Palen • Kamis, 18 Juni 2026 | 03:33 WIB
Fans Kongo bergembira setelah timnas mereka berhasil menahan imbang salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, Portugal di Houston. (X)
Fans Kongo bergembira setelah timnas mereka berhasil menahan imbang salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, Portugal di Houston. (X)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Langkah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus. 

 

Digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara, Selecao harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Republik Demokratik Kongo 1-1 pada laga perdana Grup K yang berlangsung di Houston.

 

Laga ini sejatinya menjadi momen spesial bagi Cristiano Ronaldo. 

 

Sang kapten kembali menorehkan catatan bersejarah sebagai salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di ajang Piala Dunia.

 

Namun, malam yang seharusnya menjadi panggung kebesaran Ronaldo justru berubah menjadi kisah frustrasi.

 

Portugal tampil meyakinkan sejak menit awal. Baru enam menit pertandingan berjalan, Joao Neves sukses membawa timnya unggul setelah memaksimalkan umpan silang Pedro Neto. 

 

Gol cepat itu membuat Portugal tampil dominan dan menguasai jalannya laga.

 

Di atas kertas, Portugal tampak akan menjalani pertandingan yang nyaman.

 

Namun, Kongo menunjukkan karakter kuat dan mental pantang menyerah. 

 

Tim wakil Afrika tersebut bertahan dengan disiplin tinggi sambil sesekali melancarkan serangan balik yang merepotkan lini belakang Portugal.

 

Kokohnya pertahanan Kongo yang dikomandoi Chancel Mbemba menjadi tembok sulit ditembus. 

 

Ronaldo yang menjadi tumpuan di lini depan nyaris tak mendapatkan ruang untuk mengembangkan permainan. 

 

Setiap pergerakannya selalu mendapat pengawalan ketat dari para pemain bertahan lawan.

 

Saat Portugal terlihat akan menutup babak pertama dengan keunggulan, petaka datang di masa injury time. 

 

Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Arthur Masuaku, Yoane Wissa sukses memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper Portugal.

 

Gol tersebut tidak hanya mengubah skor menjadi 1-1, tetapi juga tercatat sebagai gol bersejarah bagi Kongo di panggung Piala Dunia.

 

Memasuki babak kedua, Portugal meningkatkan intensitas serangan. 

 

Bruno Fernandes, Bernardo Silva, hingga Ronaldo bergantian mengancam pertahanan lawan.

 

Namun, upaya mereka selalu kandas oleh rapatnya lini belakang Kongo dan penampilan gemilang penjaga gawang Dimitry Mpasi.

 

Sejumlah peluang emas yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol. Kongo pun semakin percaya diri mempertahankan hasil imbang yang terasa seperti kemenangan bagi mereka.

 

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil ini menjadi kejutan awal di Grup K sekaligus mengirim pesan bahwa Kongo datang ke Piala Dunia bukan sekadar sebagai pelengkap.

 

Bagi Portugal, hasil tersebut menjadi alarm dini bahwa persaingan menuju babak gugur tidak akan mudah. 

 

Sementara bagi Ronaldo, laga ini menjadi malam yang penuh kekecewaan. Di tengah catatan sejarah yang kembali ia ukir, sang megabintang harus mengakui ketangguhan tembok pertahanan Kongo yang sukses meredam seluruh ancamannya sepanjang pertandingan. (*).

Editor : Yohanes Palen
#portugal #cristiano ronaldo #piala dunia 2026