BREAKING NEWS: Malam Ini Puncak Membara, Sejumlah Kantor Dibakar

Karolus Daot • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:44 WIB
Sejumlah Kantor Pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah Ludes Dibakar Masa, Selasa (11/8/2026) (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Sejumlah Kantor Pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah Ludes Dibakar Masa, Selasa (11/8/2026) (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA– Sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, malam ini dibakar massa pada Selasa (11/8/2026). Aksi anarkis tersebut diduga dipicu ketidakpuasan massa terhadap proses pembagian Dana Desa tahap I Tahun Anggaran 2026. Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes membenarkan kejadian ini.

 

Disebutkan dari data sementara ada beberapa gedung yang dibakar yaitu Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD Kabupaten Puncak, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, Kantor Keuangan dan satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati. 

 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Domingos menjelaskan, rangkaian kejadian bermula pada pukul 11.36 WIT, ketika dilakukan penyaluran Dana Desa tahap I reguler yang berlangsung di Kantor Bank Papua.Situasi kemudian berkembang pada pukul 17.40 WIT. Massa mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).

 

Sekitar pukul 17.50 WIT, Bupati Puncak Elvis Tabuni tiba di Kantor PMK untuk menemui dan berdialog dengan massa.Namun, upaya tersebut belum meredakan situasi. Sekitar pukul 18.45 WIT, massa yang diduga tidak puas kemudian melakukan aksi pembakaran terhadap Kantor PMK.

"Pada pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK," kata Dominggus.Pasca pembakaran tersebut, aparat keamanan langsung meningkatkan pengamanan di sejumlah titik. Pada pukul 18.47 WIT, personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Polsek bersiaga di perempatan alun-alun, tepatnya di depan Polsek Ilaga.

 

Sementara personel Satgas Tindak ODC 2026 bersiaga di Kotis untuk mengantisipasi perkembangan situasi.Sekitar pukul 19.20 WIT, massa kembali bergerak dan melakukan pembakaran di sejumlah lokasi lainnya.

 

Setelah melakukan aksi, massa kemudian mulai membubarkan diri. Situasi di wilayah tersebut berangsur-angsur kondusif. Untuk mencegah aksi kembali meluas, sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat memberikan imbauan kepada massa agar membubarkan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban.

 

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih melakukan pemantauan terhadap situasi di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Puncak guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
kantor pemerintahan kebakaran Papua Tengah Ceposonline.com Puncak