CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Tim Persipura Jayapura di luar dugaan takluk 1-3 di kandang sendiri saat menjamu RANS Nusantara FC pada pekan kelima kompetisi Championship yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (9/10/2026).
Secara statistik, pasukan Mutiara Hitam unggul jauh atas tim tamu. Persipura bahkan mencatatkan total 27 tembakan dan 9 tepat sasaran. Sayang, hanya satu yang bisa berbuah gol. Berbeda jauh dengan RANS yang hanya menciptakan 5 tembakan dan 3 menjadi gol.
Satu-satunya gol Persipura dicetak oleh Reno Salampessy pada menit 89. Sementara trigol RANS dilesakkan lewat brace rekan senegara Erling Haaland, Marthin Hoel Anderson menit 25 dan 63 serta gol Dirk Auri menit 56.
Persipura yang tampil tanpa striker murni di awal laga membuat mereka kesulitan untuk mengoyak jaring gawang lawan. Persipura baru bermain dengan striker murni setelah Reno masuk pada awal babak kedua menggantikan Michael Kambu.
Dalam laga ini, Persipura kehilangan tiga penyerang mereka, Alexsandro Ferreira, Ramai Rumakiek dan Lazarus Sinim. Absenya ketiga penyerang tersebut membuat Persipura kesulitan menembus rapatnya pertahanan dari pasukan The Prestige Phoenix.
Persipura sejatinya memiliki kans untuk menambah gol pada babak kedua setelah mendapatkan hadiah penalti. Sayang, Feri Pahabol yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya. Sepakannya berhasil ditepis oleh kiper Andika Fathir Rachman yang tampil gemilang dalam laga tersebut.
Penampilan Gunansar Mandowen dan kawan-kawan dalam laga ini sedikit berbeda dengan laga sebelumnya ketika menang 3-1 atas De Red FC setelah bermain dengan 10 pemain. Persipura kali ini justru kurang tenang dalam menjalankan game plan,
Kekalahan ini merupakan yang kedua musim ini, sehingga menempatkan Persipura tetap pada posisi keenam dengan koleksi 4 poin. Sebaliknya, RANS FC berhasil mendongkrak posisi mereka naik ke peringkat 3 dengan raihan 10 poin.
Sang juru taktik, Regi Aditya, menyampaikan permohonan maaf atas hasil buruk tersebut. Namun ia juga melayangkan pujian atas kerja keras seluruh pemainnya.
“Mohon maaf untuk seluruh pendukung Persipura di mana pun berada, masyarakat Papua. Karena hari ini kami mengalami kekalahan,” ungkap Regi kepada awak media usai laga.
“Saya mengapresiasi juga kerja dari seluruh pemain, tim pelatih, official yang sudah bekerja beberapa hari dengan begitu rupa. Ya, game plan yang saya jalankan hari ini kurang begitu efektif. Ini semua tanggung jawab saya,” sambungnya.
Ia membeberkan bahwa gol pertama lawan membuat pemainnya buru-buru sehingga dimanfaatkan oleh RANS lewat serangan balik. Ia juga menyayangkan penyelesaian akhir dari pemainnya yang tidak begitu efektif.
“Saya pikir gol pertama itu menjadi trigger ya. Sebetulnya kalau kita melihat secara statistik dari awal kita membuat beberapa peluang, tetapi trigger itu yang membuat pemain kehilangan fokus, tergesa-gesa ingin menyamakan kedudukan. Jadi saya pikir ini normal dalam sepak bola, kesalahan kecil dapat menghukum kita dan ya seperti ini hasilnya,” ujarnya.
Kemudian pelatih kepala RANS FC, Kas Hartadi mengaku sudah mengetahui bahwa Persipura akan menekan mereka. Sehingga ia berusaha untuk memperdalam dan mengimbangi lini tengah serta mengandalkan serangan balik.
“Yang pasti kita sudah persiapkan. Kita nggak boleh main terbuka sama Persipura. Kita mengandalkan serangan balik lewat samping-samping dan berhasil,” bebernya.
Sementara striker asing RANS, Marthin Hoel Anderson mengatakan ini bukan laga yang mudah. Namun striker asal Norwegia itu sudah yakin bisa mencuri poin dalam laga ini.
“Kita sebenarnya sudah siap memang untuk pertandingan hari ini. Kita tahu bahwa Persipura adalah tim yang kuat dan kita tahu pertandingan hari ini cukup sulit. Jadi kita berjuang sampai akhir, di titik akhir tadi,” pungkasnya. (*)