Lima Striker Persipura Ini Pernah Menjadi Top Skor,  Siap Jadi Momok Menakutkan di Liga 2 

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 06:20 WIB
Alexsandro Ferreira saat mengikuti latihan bersama Persipura di Sidoarjo beberapa hari lalu. ( CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Alexsandro Ferreira saat mengikuti latihan bersama Persipura di Sidoarjo beberapa hari lalu. ( CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Persipura Jayapura musim ini memiliki lini depan yang sangat menakutkan. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu memiliki 5 penyerang yang pernah meraih gelar top skor.


Nama pertama ada sang kapten Boaz Solossa, kemudian Ramai Rumakiek, Ricky Cawor, Lazarus Sinim dan terakhir Alexsandro Ferreira.


Kelima pemain tersebut pernah meraih sepatu emas pada kompetisi berbeda. Boaz Solossa tiga kali didapuk sebagai top skor pada kompetisi sepakbola kasta tertinggi tanah air.

 

 Bochi sapaan akrabnya merebut sepatu emas pertamanya pada Liga Indonesia musim 2008/2009 bersama Cristian Gonzales dengan 28 gol. Boaz kembali meraih sepatu emas kedua di musim 2010/2011 dengan 22 gol.


Boaz kembali menunjukkan ketajamannya di musim 2013/2014 dengan mencetak 25 gol dan menjadikan dirinya sebagai pemain lokal pertama yang berhasil meraih top skor sebanyak 3 kali.


Boaz juga melengkapi gelar top skor dengan 3 kali didapuk sebagai pemain terbaik pada musim yang sama. Meski usia yang sudah di ujung karir, namun ketajaman Boaz belum sepenuhnya memudar. Ia masih menjadi ancaman bagi kiper lawan.


 Musim lalu, Boaz yang tidak mendapatkan waktu banyak justru mampu mencetak 6 gol bersama Persipura pada Liga 2 2025/2026.

 

Nama berikutnya Ramai Rumakiek, penyerang sayap itu juga merupakan pemain yang memiliki naluri gol sangat bagus. Ramai pernah meraih top skor Liga 2 musim 2024/2025. 


Adik kandung Kevin Rumakiek itu sukses mencetak 22 gol selama satu musim. Ia menjadi satu-satunya pemain lokal yang bersaing dalam perburuan sepatu emas.


 Sayang, ketajaman Ramai memudar pada musim lalu, Ramai hanya mampu mencetak 4 gol. Tapi Ramai tetaplah Ramai, ia akan menjadi salah satu penyerang berbahaya yang dimiliki oleh Persipura musim ini.


 “Persiapan saya musim ini sudah sangat baik, dan saya akan berusaha untuk meraih top skor lagi,” ungkap Ramai kepada awak media beberapa waktu lalu.


Berikutnya ada Ricky Cawor, pemain asal Merauke itu juga bersinar pada event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Ia menjadi striker paling tajam dengan mencetak 11 gol.


 Penampilan apiknya membuat beberapa klub tanah air kepincut kala itu, salah satunya Persipura Jayapura yang langsung menyodorkan kontrak satu musim.

 

 Ricky Cawor hanya semusim bersama Persipura, kemudian berkelana di beberapa klub seperti Persija Jakarta, PSS Sleman, Borneo FC, Barito Putera dan kemudian kembali pulang berseragam Merah Hitam.


Kehadiran Cawor kini menambah kedalaman lini serang Persipura. Sekaligus menjadi kesempatan bagi Cawor untuk tampil satu tim dengan sang idola Boaz Solossa.


Berikut Lazarus Sinim, pemain muda yang bersinar pada Liga 4 2025/2026. Lazarus menjadi bintang klub asal Nusa Tenggara Timur, PSN Ngada dan membawa PSN Ngada promosi ke Liga 3. 


 Lazarus mencetak 10 gol dan menjadi top skor bersama dengan pemain Celebest FC, Mohamad Rifki. Berkat tampil gacor bersama PSN Ngada membuka pintu Lazarus gabung Persipura. Lazarus memiliki tekad untuk membawa Persipura naik kasta.


Rekrutan terakhir ada Alexsandro Ferreira. Alex sapaan akrabnya melengkapi kedalaman lini serang Persipura. Alex juga pernah mencatatkan tinta emas bersama PSBS Biak pada Liga 2 musim 2023/2024.


 Saat itu Alex membuat kejuatan dalam debutnya. Ia mengawinkan gelar top skor dan pemain terbaik Liga 2 bersama PSBS Biak. Saat itu Alex mencetak 19 gol.


 Terakhir, Alex bermain untuk Barito Putera. Namun musim ini kembali ke Papua membela Persipura. Ia bertekad untuk mengulang kejayaan bersama Persipura.

 

 “Saya punya target personal untuk kembali ke penampilan maksimal, seperti menjadi pencetak gol terbanyak (top scorer) atau pemain terbaik. Untuk target tim, saya ingin membawa tim ini naik ke Liga 1," tegasnya.


 Sang juru taktik Andri Ramawi tentu sangat beruntung memiliki jajaran penyerang yang haus gol. Tinggal bagaimana sang pelatih menyiapkan skuad yang solid. (*)

Editor : Weny Firmansyah
Mutiara Hitam Liga 2 persipura