Eks PSBS Gabung Persipura,  Pelatih Bersyukur Sudah Dapatkan Kiper Berkualitas 

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 04:54 WIB
Andika Wisnu saat mengikuti latihan di Boyolali, Jawa Tengah, Kami (7/8/2026). (ISTIMEWA)
Andika Wisnu saat mengikuti latihan di Boyolali, Jawa Tengah, Kami (7/8/2026). (ISTIMEWA)


CEPOSONLINE COM, JAYAPURA - Persipura Jayapura resmi membawa pulang Andika Wisnu untuk melengkapi komposisi penjaga gawang mereka.


Dengan bergabungnya Wisnu, skuad Mutiara Hitam kini memiliki empat penjaga gawang.
Sebelumnya Persipura sudah mempunyai tiga penjaga gawang, yakni Rendy Sroyer, Adzib Hakim, dan Yeremia Meraudje. 


Pelatih Kiper Persipura, Agung Prasetyo melayangkan apresiasi kepada pihak manajemen yang telah mendatangkan salah satu kiper berkualitas.
Menurutnya, perekrutan ini sangat penting untuk menjaga kedalaman skuad, mengantisipasi cedera, dan memudahkan rotasi pemain di posisi penjaga gawang.


 "Alhamdulillah, kita terima kasih kepada manajemen karena sudah mendatangkan pelapis yang bagus. Jadi kita tidak bingung kalau harus melakukan rotasi atau jika ada pemain yang cedera," ungkap Agung kepada awak media, Jumat (7/8/2026).


Wisnu bukan orang baru di Persipura, ia pernah menjadi salah satu andalan kiper Persipura pada musim 2022-2023.


Agung menilai kualitas Wisnu sudah teruji karena memiliki pengalaman bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia bersama PSBS Biak musim lalu.


 "Dia adalah mantan pemain dari Liga 1 dan menit bermainnya (minute play) selama ini terjaga dengan baik. Saya sangat puas karena kehadirannya bisa menjadi pilihan rotasi yang sepadan. Insyaallah, untuk progres ke depan saya tidak khawatir," ujarnya.


"Alasan khususnya murni untuk menjaga kedalaman. Dengan hanya tiga kiper, saya kira masih kurang untuk menjaga intensitas latihan dan persaingan di dalam tim. Dengan datangnya Wisnu, persaingan akan terjaga dan itu sangat bagus untuk kesolidan tim kita," ucapnya.

 

Tapi Agung menegaskan bahwa tim pelatih belum menentukan siapa yang akan menjadi pilihan nomor satu alias kiper utama.


Ia memastikan bahwa penilaian akan dilakukan secara objektif berdasarkan performa dalam laga ujicoba dan latihan.


 "Kalau untuk kiper utama, saya rasa masih terlalu jauh untuk berbicara ke arah sana. Saya jujur, saya akan selalu bersikap netral dan menilai sesuai dengan kondisi riil pemain," tegas Agung. (*)

Editor : Weny Firmansyah
persipura