CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Masyarakat Kota Jayapura dan Persipuramania sudah pasti tak bisa menyaksikan tim kebanggannya bermain di Stadion Lukas Enembe untuk paruh pertama musim kompetisi Liga 2 alias Championship 2026/2027.
Pasalnya pasca dihukum akibat kericuhan di Stadion Lukas Enembe 8 Mei lalu Persipura dihukum tak boleh bermain di kandang selama setengah musim kompetisi.
Ini berarti Tim kebanggan masyarakat Papua Persipura Jayapura akan bermain di pulau Jawa selama setengah musim ke depan.
Presiden Direktur Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK), Owen Rahadiyan, mengatakan bermain di Pulau Jawa terkait dengan kelangsungan finansial tim.
“Ini mengenai sustainabilitas klub ya. Tentunya lebih baik di Jawa karena pembedaan anggaran dan ini bukan anggaran kecil,” ungkap Owen kepada awak media saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (25/7/2026).
Lalu, daerah mana yang akan dijadikan home base Persipura nantinya? apakah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, atau di wilayah Jawa Barat Owen menyebut pihak manajemen akan segera melakukan rapat internal untuk penetapan pilihan.
“Kita akan meetingkan, tapi untuk lokasi sudah ada di Jawa. Saya sudah melakukan survei di stadion itu dan kita akan mengambil keputusan bersama,” ujarnya.
Meski putaran pertama dipastikan bergulir di luar Papua, manajemen tetap mengupayakan agar Persipura bisa kembali bermain di hadapan publik sendiri pada putaran kedua.
Owen mengaku telah melihat langsung kondisi terkini Stadion Lukas Enembe dan tengah menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah untuk proses perbaikan.
“Saya juga sudah men-survei Stadion Lukas, sangat disayangkan kondisinya saat ini. Tapi tentunya kita juga buka komunikasi dengan Disorda dan dengan Pak Gubernur juga untuk mempersiapkan Stadion Lukas Enembe pada putaran kedua,” pungkasnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah