Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

BTM Minta Komdis PSSI Bijak, Persipura Akan Tempuh Banding

Yohanes Palen • Jumat, 15 Mei 2026 | 22:06 WIB
Nampak jumlah penonton yang hadir di Laga Persipura vs Persiku Kudus di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (3/5/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Nampak jumlah penonton yang hadir di Laga Persipura vs Persiku Kudus di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (3/5/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Manajemen Persipura Jayapura memastikan akan menempuh jalur banding atas sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyusul kericuhan yang terjadi usai laga play off promosi Pegadaian Championship 2025/2026 melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026).

 

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano menilai hukuman yang dijatuhkan kepada Persipura khususnya larangan bermain tanpa penonton selama satu musim, sangat memberatkan Persipura dari berbagai sisi.

 

“Kita akan ajukan banding atas sanksi yang diberikan Komdis PSSI kepada Persipura,” ujar pria yang akrab disapa BTM itu saat menghubungi Ceposonline.com, Jumat (15/5/2026) malam.

 

Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat persoalan tersebut secara lebih jeli, bijaksana, dan menyeluruh sebelum memutuskan hukuman berat terhadap klub berjuluk Mutiara Hitam itu.

 

Ia menegaskan bahwa selama pertandingan berlangsung, pengamanan yang dilakukan panitia pelaksana bersama aparat keamanan berjalan baik hingga laga selesai.

 

Disisi lainnya ia juga berharap agar Ketua Panpel dan Security Officer bisa menjelaskan secara baik dalam pembelaan putusan sanksi ini.

 

“Jadi perangkat pertandingan dan pemain semuanya aman, tidak terluka dan segala macam serta tidak dicederai. Itu dilakukan oleh panitia,”katanya.

 

BTM juga memastikan tim Adhyaksa FC, mulai dari pemain, official hingga pelatih, mendapatkan pengawalan dan perlindungan maksimal sampai meninggalkan stadion.

 

“Baik tim Persipura maupun tim tamu tetap mendapatkan pengawalan dan perlindungan maksimal hingga pertandingan selesai,” lanjutnya.

 

Meski demikian, ia mengakui kericuhan yang terjadi setelah pertandingan menjadi perhatian serius manajemen Persipura.

 

Namun menurutnya, fakta bahwa seluruh perangkat pertandingan dan tim tamu dalam kondisi aman juga harus menjadi pertimbangan penting bagi Komdis PSSI.

 

“Tim aman, tidak ada yang terluka dan tidak ada yang cedera. Itu yang paling penting,” ujarnya.

 

BTM menilai hukuman tanpa penonton selama satu musim akan berdampak besar terhadap kondisi finansial Persipura, terutama dari sektor pemasukan pertandingan dan dukungan supporter di stadion.

 

“Kalau satu musim tanpa penonton tentu sangat berat bagi tim. Pemasukan dari supporter dan penonton juga menjadi bagian penting bagi klub,”tegasnya.

 

Karena itu, Persipura berharap ada keringanan hukuman dari Komdis PSSI, misalnya hanya satu atau dua pertandingan tanpa penonton atau bentuk sanksi lain yang lebih ringan.

 

“Kami berharap ada keringanan, mungkin satu atau dua pertandingan saja tanpa penonton atau bentuk sanksi lain yang lebih ringan,”ucapnya.

 

Selain mengajukan banding, BTM juga mengingatkan para suporter Persipura agar tetap menjaga disiplin dan sikap saat mendukung tim di stadion. 

 

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

 

“Supporter memang sangat fanatik dan penuh semangat. Tapi kami minta semua lebih jeli dan disiplin supaya tidak terjadi lagi sanksi berat seperti ini,”tutupnya. (*).

Editor : Yohanes Palen
#Liga 2 #BTM #persipura