Kemenangan tersebut ternyata belum cukup untuk mengangkat posisi Persipura ke puncak klasemen.
Hasil pertandingan lain membuat peluang promosi langsung Mutiara Hitam pupus, setelah PSS Sleman berhasil mengamankan kemenangan atas PSIS Semarang dan memastikan tiket promosi otomatis.
Dengan hasil itu, Persipura harus puas finis di posisi kedua dan melanjutkan perjuangan melalui babak play off promosi.
Pada laga kontra Persiku, Persipura tampil dominan sejak menit awal. Anak asuh Rahmad Darmawan langsung mengambil kendali permainan dengan mengandalkan serangan cepat dari sisi sayap dan umpan-umpan pendek di lini tengah.
Beberapa peluang sempat tercipta di awal pertandingan, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Persiku yang tampil disiplin juga beberapa kali mampu meredam tekanan tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43. Berawal dari skema serangan terorganisir, William Lugo sukses memanfaatkan peluang di depan gawang dan membawa Persipura unggul 1-0.
Jelang turun minum, Persipura kembali mendapat peluang emas setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran di kotak penalti Persiku.
Kelly Sroyer yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, Persipura tetap mendominasi jalannya laga dan berupaya menambah gol.
Sementara Persiku mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, namun solidnya lini belakang Persipura membuat skor tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persipura menghadapi babak play off. Meski gagal merebut tiket promosi langsung, peluang Mutiara Hitam untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih terbuka lebar. (*).
Editor : Yohanes Palen