Bank Papua dan Pemkab Waropen Integrasikan RKUD dan SP2D Online

Rohana Wenggi • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 02:25 WIB
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Direktur Bisnis Bank Papua, Luhut S.P. Siahaan. Kegiatan tersebut disaksikan Komisaris Independen Bank Papua, Victor Abraham Abaidata, Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dipan, S.Sos., Kepala BPKAD Waropen Michael Rumabar, S.STP., M.H., Kepala BPPRD Waropen Adai R.Y. Wih di Jayapura, Selasa (20/10/2026). (CEPOSOLINE.COM/BANK PAPUA)
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Direktur Bisnis Bank Papua, Luhut S.P. Siahaan. Kegiatan tersebut disaksikan Komisaris Independen Bank Papua, Victor Abraham Abaidata, Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dipan, S.Sos., Kepala BPKAD Waropen Michael Rumabar, S.STP., M.H., Kepala BPPRD Waropen Adai R.Y. Wih di Jayapura, Selasa (20/10/2026). (CEPOSOLINE.COM/BANK PAPUA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) memperkuat dukungan terhadap digitalisasi tata kelola keuangan daerah melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Waropen. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan pemerintah daerah melalui integrasi layanan perbankan dengan sistem digital.

 

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengelolaan Rekening Umum Kas Daerah (RKUD) dan pelaksanaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara daring melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kabupaten Waropen, Jumat (16/10/2026). 

 

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih terintegrasi. Melalui penerapan SP2D Online yang terhubung dengan SIPD, proses administrasi dan pencairan dana diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Komisaris Independen Bank Papua, Victor Abraham Abaidata, mengatakan kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen Bank Papua dalam memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam mendorong tata kelola keuangan yang profesional dan berbasis prinsip pemerintahan yang baik.

 

“Bagi Bank Papua, kerja sama ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan perbankan, tetapi juga merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung transformasi tata kelola keuangan daerah. Integrasi pengelolaan RKUD dan pelaksanaan SP2D Online melalui SIPD diharapkan dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi proses keuangan daerah,” ungkap Victor, dalam rilisnya Selasa (20/10/2026).

 

Menurutnya, sinergi yang dibangun secara berkelanjutan diharapkan memberikan nilai tambah bagi pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Waropen.

 

Lanjut Victor, Bank Papua terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang mudah dijangkau, andal, dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas digitalisasi transaksi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

 

Saat ini, Bank Papua didukung jaringan layanan di Kabupaten Waropen yang meliputi satu Kantor Cabang Waren, satu Kantor Cabang Pembantu (KCP) Urfas, dua KCP Kelas IV di Wapoga dan Masirei, lima unit anjungan tunai mandiri (ATM), serta tujuh merchant Electronic Data Capture (EDC).

 

“Keberadaan jaringan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan transaksi keuangan pemerintah daerah maupun masyarakat, sekaligus memperkuat akses terhadap layanan perbankan di Kabupaten Waropen,” jelasnya.

 

Sementara itu, Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Bank Papua dalam memperkuat pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan efektivitas administrasi keuangan sekaligus memperkuat penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

 

“Pemerintah Kabupaten Waropen menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan semakin efisien. Melalui pelaksanaan SP2D Online yang terintegrasi dengan SIPD, kami berharap proses administrasi dan pencairan dana dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan terukur, dengan tetap mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Fransiscus.

 

Ia berharap kemitraan dengan Bank Papua terus berkembang, tidak hanya dalam pengelolaan RKUD dan pelaksanaan SP2D Online, tetapi juga melalui berbagai inovasi layanan keuangan yang dapat menunjang program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui kerja sama tersebut, Bank Papua dan Pemerintah Kabupaten Waropen menegaskan komitmen untuk membangun kemitraan berkelanjutan dengan mengedepankan profesionalisme, kepercayaan, dan inovasi.

 

Integrasi layanan keuangan dan sistem pemerintahan digital diharapkan menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Waropen.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
papua bank papua keuangan daerah