Mau Jual Beli Senjata, Satu Pentolan TPN OPM Bintang Timur Ditangkap

Karolus Daot • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 07:54 WIB
Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, ditangkap Satgas TNI di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/SATGAS HABEMA)
Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, ditangkap Satgas TNI di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/SATGAS HABEMA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Pasukan Yon 462 Pasgat bersama Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III menangkap Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).

Abdon Kisamdu telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri. Ia ditangkap sesaat setelah turun dari pesawat Trigana Air PK-YSC jenis Boeing 737-500 yang mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai sekitar pukul 14.59 WIT.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, sebelum melakukan penangkapan, personel TNI terlebih dahulu mengamankan akses keluar-masuk Bandara Nop Goliat Dekai.

"Sesaat setelah turun dari pesawat, personel TNI langsung menangkap dan mengamankan Abdon Kisamdu ke salah satu ruang isolasi Bandara Nop Goliat Dekai Yahukimo," kata Lucky dalam keterangannya. 

Menurut dia, dalam pemeriksaan awal, Abdon Kisamdu mengaku datang ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di wilayah Kali Seng, Kabupaten Yahukimo.

Pengakuan tersebut, lanjut Lucky, diperkuat dengan temuan bukti percakapan pada perangkat telepon genggam milik Abdon Kisamdu yang ditemukan oleh personel TNI.

Lucky mengatakan, aparat menilai transaksi tersebut berpotensi menimbulkan ancaman keamanan apabila berhasil dilakukan. 

Pasalnya, Kodap 35 Bintang Timur disebut memiliki rekam jejak aksi kekerasan dan tindak kriminal di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Dalam keterangannya, Lucky juga mengaitkan kelompok Egianus Kogoya dengan sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan, termasuk kasus pembunuhan pengemudi mobil travel, Aris Sanda, di Jalan Trans Wamena-Nduga.

"Kami rencanakan yang bersangkutan akan diserahkan ke Polres setempat agar proses hukum terhadap Abdon Kisamdu dapat segera dilakukan," katanya. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Mandala Habema opm TNI