Bawa Nama Papua Tengah di Miss Indonesia 2026, Perjalanan Alda Ternyata Berawal dari Merantau

Elfira Halifa • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:48 WIB
Miss Papua Tengah, Alda Callista. (IG)
Miss Papua Tengah, Alda Callista. (IG)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Nama Papua Tengah ikut menjadi sorotan di panggung kecantikan nasional setelah Alda Callista dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2026.

 

 Perempuan asal Tulungagung, Jawa Timur, itu berhasil meraih mahkota setelah melewati perjalanan yang bermula dari keputusannya merantau ke Jakarta untuk bekerja.

 

Kisah Alda menjadi menarik karena keputusannya mencoba audisi Miss Indonesia berawal dari kesempatan bekerja di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Di tengah langkah awal membangun karier di ibu kota, ia memberanikan diri mengikuti seleksi yang digelar di Studio MNC, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

 

Kini, Alda menyandang gelar Miss Indonesia 2026 dengan membawa nama Papua Tengah. Prestasi tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur yang memperkenalkan daerah yang diwakilinya melalui panggung kecantikan nasional.

 

Dalam sebuah wawancara, Alda menceritakan bahwa dirinya baru saja diterima bekerja di Jakarta ketika memutuskan mengikuti audisi Miss Indonesia.

 

“Karena aku kebetulan bulan ini sudah keterima kerja di PIK. Jadi aku pindah ke sini gitu, makanya ikut audisi yang di Jakarta,” ujar Alda, dilansir dari Radar Tuban, Minggu (18/10/2026).

 

Keputusan untuk mencoba kesempatan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanannya hingga meraih gelar Miss Indonesia 2026.

 

Wakili Papua Tengah, Alda Punya Bekal di Dunia Modeling

Sebelum mengikuti Miss Indonesia, Alda telah menekuni dunia modeling. Berdasarkan profil finalis yang dipublikasikan Miss World, ia juga menempuh pendidikan Administrasi Bisnis di Universitas Terbuka.

 

Selain modeling, Alda disebut memiliki aktivitas sebagai penari dan menjalankan bisnis sendiri. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan diri, baik di bidang komunikasi maupun industri hiburan.

 

Keterwakilannya sebagai wakil Papua Tengah memberi dimensi tersendiri dalam perjalanan Alda. Ia tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar pribadi, tetapi juga membawa nama daerah yang diwakilinya ke hadapan publik nasional.

 

Meski demikian, informasi mengenai program khusus yang akan dijalankannya untuk Papua Tengah setelah meraih gelar Miss Indonesia belum diumumkan secara terperinci.

 

Terinspirasi Audrey Bianca, Alda Memberanikan Diri Ikut Audisi

Keputusan Alda mengikuti Miss Indonesia juga didorong kekagumannya terhadap Audrey Bianca Callista, Miss Indonesia 2025.

 

Alda mengaku terinspirasi oleh Audrey hingga akhirnya terdorong untuk mencoba mengikuti kompetisi tersebut.

 

“Aku kebetulan juga ngefans sama Kak Audrey, terus aku akhirnya kayak, ‘Wah aku harus coba’,” ungkapnya.

 

Baginya, Miss Indonesia bukan sekadar ajang untuk menunjukkan penampilan, tetapi juga kesempatan membuktikan bahwa potensi diri dapat dikembangkan melalui dunia beauty pageant dan industri hiburan.

 

“Aku mau ngebuktiin bahwa potensiku ini tuh bisa dikembangin lewat beauty pageant juga industri di dunia hiburan,” katanya.

 

Keberanian mencoba menjadi bagian penting dalam perjalanan Alda. Berawal dari keinginan mengembangkan karier, ia akhirnya berhasil melewati tahapan kompetisi hingga meraih gelar tertinggi di ajang tersebut.

 

Latihan Catwalk hingga Public Speaking

Untuk menghadapi persaingan di Miss Indonesia 2026, Alda mempersiapkan diri dengan melatih kemampuan berjalan di atas panggung atau catwalk, sekaligus mengasah keterampilan berbicara di depan umum.

 

Ia mengaku persiapan menjelang audisi berlangsung cukup mendadak. Karena waktu yang tersedia terbatas, ia berfokus memperkuat kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam kompetisi.

 

“Latihan terus sih, seperti catwalk gitu tetap harus, terus public speaking tuh kita dilatih lagi setiap hari,” tuturnya.

 

Latihan tersebut menjadi bagian dari upayanya menghadapi tahapan seleksi. Perjalanan Alda menunjukkan bahwa keberanian mengambil kesempatan perlu disertai kesiapan dan kemauan untuk terus belajar.

 

Ingin Membuka Ruang bagi Pemberdayaan Perempuan

Di balik pencapaiannya di panggung kecantikan, Alda juga menyampaikan keinginannya untuk mendukung pemberdayaan perempuan.

 

Ia berharap setiap perempuan memiliki kesempatan dan ruang yang adil untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi diri.

 

“Aku selalu ingin mendedikasikan pada semua perempuan bahwa kita punya kesempatan dan juga ruang untuk keadilan,” ujarnya.

 

Pandangan tersebut menjadi salah satu gagasan yang pernah disampaikan Alda selama perjalanannya menuju Miss Indonesia. Namun, program sosial khusus yang akan dijalankannya setelah meraih gelar tersebut belum diumumkan secara terperinci.

 

 

Berpeluang Tampil di Miss World 2027

Gelar Miss Indonesia 2026 juga membuka peluang bagi Alda untuk melangkah ke kompetisi kecantikan internasional.

 

Berdasarkan informasi dalam profil Miss World yang dirujuk dalam pemberitaan, pemenang Miss Indonesia 2026 dijadwalkan mewakili Indonesia pada ajang Miss World ke-74 di Tanzania pada September 2027.

 

Jika mengikuti agenda tersebut, Alda akan menghadapi tantangan baru di panggung internasional. Selain mempersiapkan kemampuan diri, ia berpeluang membawa nama Indonesia sekaligus memperkenalkan Papua Tengah kepada audiens yang lebih luas. (*)

Editor : AdminDua
Papua Tengah miss indonesia