CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPR PT) mendorong percepatan penyediaan listrik di seluruh wilayah Papua Tengah melalui program Papua Tengah Terang, termasuk mendorong Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, menjadi salah satu wilayah prioritas pembangunan listrik.
Dorongan tersebut disampaikan DPR PT setelah menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah kepada pimpinan DPD RI di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Aspirasi itu berkaitan dengan kebutuhan listrik di sejumlah wilayah Papua Tengah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan penerangan.
Wakil Ketua Komisi V DPR PT yang membidangi kesejahteraan rakyat, sosial budaya, pendidikan dan kesehatan, Anis Labene, mengatakan pihaknya juga telah menggandeng PLN untuk turun langsung melihat kebutuhan listrik masyarakat di sejumlah daerah.
“Kami berhasil menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah melalui PLN. PLN sudah mengusulkan program ini ke pusat, ke Menteri ESDM, agar segera mendapat perhatian untuk penyediaan listrik di masing-masing kabupaten,” ujar Anis Labene melalui sambungan telepon kepada media ini, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, kebutuhan penerangan menjadi salah satu fokus penting karena sejalan dengan program prioritas Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui program Papua Tengah Terang.
Khusus Kabupaten Puncak, Anis secara khusus mendorong Distrik Sinak menjadi salah satu prioritas penyediaan listrik.
Menurutnya, PLN sebelumnya telah melakukan kajian dan penelitian di wilayah tersebut dan menemukan potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) maupun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
“Secara khusus dari daerah pemilihan Puncak, saya mendorong kebutuhan listrik di Puncak, di ibu kota. Tetapi terlebih khusus lagi di Sinak, wilayah Dapil 3 Kabupaten Puncak,” ujarnya.
Anis menilai Sinak memiliki posisi strategis karena merupakan salah satu distrik tua yang menjadi penghubung bagi sejumlah distrik lainnya di Kabupaten Puncak.
“Kalau Sinak terang, pasti masyarakat di sekitar, termasuk kurang lebih 10 distrik yang terhubung dengan Sinak, juga akan mendapatkan manfaat. Karena itu, saya rasa tidak salah kalau kita dorong mulai dari Sinak untuk Kabupaten Puncak,” tegasnya.
Selain melalui PLN, Anis mengatakan aspirasi tersebut juga telah disampaikan kepada pimpinan DPD RI. Ia menyebut pimpinan DPD RI menerima aspirasi tersebut dengan baik.
Menurut Anis, sebelumnya DPD RI juga telah melakukan rapat dengar pendapat dengan mitra terkait, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dalam pertemuan tersebut, kebutuhan listrik Papua Tengah turut disampaikan.
“Respons beliau, tahun ini setelah perubahan atau tahun depan, pelayanan ataupun penyediaan listrik di Provinsi Papua Tengah akan dimaksimalkan. Ini tentu menjadi angin segar dan informasi yang memuaskan bagi kami,” katanya.
Anis berharap rencana tersebut dapat direalisasikan dan masyarakat turut mengawal proses penyediaan listrik di Papua Tengah, khususnya wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses penerangan.
“Sebagai wakil rakyat dari Papua Tengah, kami terus mendorong semua kebutuhan yang ada di seluruh Provinsi Papua Tengah, sehingga program Pak Gubernur, Papua Tengah Terang, dapat tercapai,” pungkasnya. (*)
Editor : Elfira Halifa