CEPOSONLINE.COM - NABIRE, Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Tengah mengapresiasi kunjungan Bupati Nabire, Mesak Magai ke distrik terisolir dalam wilayah pemerintahan Nabire yaitu Distrik Dipa terutama Kampung Jigikebo dalam rangka membantu dana peresmian Gereja Katolik Santo Yoseph Jigikebo, Paroki Kristus Penebus Timeepa, Dekenat Kamuu Mapia Piyaiye, Keuskupan Timika beberapa waktu lalu.
Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Tengah, Tino Mote menjelaskan Dalam vidio dan foto yang beredar (viral) pada Kamis, 20 Juni 2025 pihaknya melihat nuansa pelayanan yang baru karena hal seperti ini sebelumnya tak pernah dilakukan pemimpin lain justru dilakukan oleh Bupati Nabire, Mesak Magai dalam masa awalnya di periode kedua sebagai Bupati Nabire.
“ Dalam Video dan foto itu kami melihat ia mengunjungi sejumlah daerah terisolir, salah satunya daerah administrasinya di Kampung Jigikebo, Distrik Dipa. jika dilihat Kampung ini letaknya jauh terisolir di bawah kepungan pegunungan Wayland salah satu daerah peta gunung emas. Daerah yang mungkin selama masyarakat disana tak tahu siapa Bupatinya,” jelas Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Tengah, Tino Mote kepada media ini, Senin, (23/6/2025) di halaman Gereja KSK Nabire.
Menurutnya daerah yang dikunjungi Bupati Nabire ada dalam administrasi Gereja Katolik keuskupan Timika yang merupakan salah satu stasi dari Paroki Kristus Penebus Timepa, Dekenat KAMAPI, Keuskupan Timika.
“ Oleh karena itu Kami Pemuda Katolik Komda Papua tengah berikan apresiasi kepada Bupati Nabire, Mesak Magai. Ini luar biasa,” tuturnya.
Mote juga menegaskan pelayanan dilakukan oleh Bupati Nabire adalah kewajibanya sebagai pimpinan daerah namun pelayanan di daerah terisolasi jadi ajang refleksi bersama untuk bangun dari kampung ke
kota.
“ Sekali lagi kami berterima kasih karena ada Pemimpin yg punya itikad baik ke daerah tersebut selama ada pemerintahan blum pernah ada kunjungan seperti itu. Teristimewa kami juga Doakan Bapak Mesak karena berikan bantuan tunai untuk peresmian Gereja katolik,” lugas Tino.
Lanjutnya, pihaknya sangat sedih sekali dan terharu Bapak Bupati bertemu seorang pewarta Yakob Wakei yang menerima uang bantuan dengan cara berlutut dan ini adalah tradisi gereja katolik sebagai bentuk penghormatan.
“ Bapak Pewarta Yakob Wakei Tamat SMA YPK Biak Tahun 1986 dan tidak mau kuliah, tidak mau melamar menjadi PNS namun pulang Kampung ke Dikiya dan Higikeboo untuk menjadi pewarta sampai saat ini. Dia juga ditawar oleh masyarakat untuk maju menjadi Anggota DPRD Kab Nabire dari Distrik Dipa tetapi Yakob tetap tidak mau. Saya sangat terharu,” jelas Ketua Pemuda Katolik Papua Tengah sambil
Menyeka air matanya.
Menurutnya, Kampung Jigikebo ini adalah Stasi terjauh dari Paroki Kristus Penebus Timeepa yang letaknya di balik lereng Pegunungan Weyland. Jarak dari Timeepa ke Kampung Higikebo ini 3 malam 4 hari.
“ Untuk itu Terima kasih Bupati Nabire atas bantuannya kepada umat di daerah yang sulit dan terpencil ini. Pemuda Katolik tetap mengawal kebijakan dan pelayanan pemerintah yg baik terutama untuk rakyat terisolir,” pungkas Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Tengah, Tino Mote. (*) Editor : Agung Trihandono