Pemprov Papua Tengah Rekrut Petugas Lapangan untuk Verifikasi Data OAP di Delapan Kabupaten

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 15:55 WIB
Caption : Juru bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Caption : Juru bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah membuka kesempatan bagi para sarjana yang belum memiliki pekerjaan untuk bergabung sebagai Petugas Lapangan Pendataan dan Verifikasi Penduduk Orang Asli Papua (OAP) di delapan kabupaten.


Rekrutmen ini dilakukan untuk memperkuat akurasi data OAP yang akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah kebijakan, menyusun program pembangunan, serta memastikan bantuan dan program khusus bagi masyarakat OAP tepat sasaran.


Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan Gubernur telah memerintahkan Biro Pemerintahan untuk melakukan rekrutmen petugas lapangan guna mendukung proses pendataan, verifikasi, dan validasi penduduk OAP.
Menurut Emanuel, selama ini pemerintah masih menghadapi kesulitan dalam menentukan arah kebijakan yang terukur bagi OAP karena belum memiliki data yang benar-benar akurat dan terverifikasi.


“Selama ini pemerintah kesulitan menentukan arah kebijakan yang diperuntukkan bagi Orang Asli Papua karena data yang dimiliki belum akurat. Banyak program yang disiapkan untuk OAP, tetapi jika datanya tidak tepat, bantuan yang diberikan berpotensi tidak tepat sasaran,” ujar Jubir Gubernur Papua Tengah,  Emanuel You kepada media, Selasa (29/9/2026).


Ia menjelaskan, melalui rekrutmen petugas lapangan ini, pemerintah ingin memastikan proses pendataan dilakukan secara bertanggung jawab, mulai dari pengumpulan data hingga verifikasi dan validasi di lapangan Pendataan tersebut akan mencakup delapan kabupaten di Papua Tengah, yakni Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.


“Petugas yang nantinya direkrut diharapkan dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan jumlah dan sebaran Orang Asli Papua di delapan kabupaten benar-benar terdata, terverifikasi, dan tervalidasi secara akurat,” katanya.


Berdasarkan informasi rekrutmen yang diumumkan, kesempatan ini dibuka bagi pelamar dengan kualifikasi umum berpendidikan terakhir Strata 1 (S1), belum atau tidak memiliki pekerjaan, serta berdomisili di wilayah pelaksanaan pendataan.

Selain itu, pelamar diharapkan sehat jasmani dan rohani, mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat, serta mampu mengendarai sepeda motor dan memiliki kendaraan pribadi.

Pelamar juga diwajibkan memiliki SIM C yang masih berlaku, memiliki dan mampu mengoperasikan smartphone Android atau iOS, serta bersedia bekerja di lapangan sesuai wilayah penugasan dan mengikuti pelatihan maupun pembekalan sebelum bertugas.


Emanuel menegaskan, ketersediaan data yang valid menjadi kebutuhan penting bagi pemerintah dalam merancang berbagai kebijakan khusus, termasuk menyusun program pembangunan yang secara langsung diperuntukkan bagi OAP.


“ Dengan data yang akurat, pemerintah diharapkan dapat mengetahui jumlah dan persebaran penduduk OAP sekaligus meminimalkan kesalahan dalam menentukan penerima manfaat program,” ungkapnya. 


Di sisi lain, rekrutmen ini juga diharapkan membuka lapangan kerja bagi para pencari kerja di Papua Tengah. Petugas yang terpilih akan memperoleh honorarium atau insentif kegiatan, pengalaman kerja lapangan, pelatihan dan pengalaman pendataan, serta kesempatan memperluas jejaring profesional dan berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap pemerintah memiliki data Orang Asli Papua yang benar-benar akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Selain itu, rekrutmen ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Papua Tengah,” tutup Emanuel.

Pendaftaran Petugas Lapangan Pendataan dan Verifikasi Penduduk OAP dijadwalkan dibuka mulai 5 Oktober 2026. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui tautan **https://bit.ly/4ACXdIV**  atau dengan memindai kode QR pada pengumuman resmi rekrutmen. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Papua Tengah Ceposonline.com