CEPOSONLINE.COM,NABIRE-Memasuki usia keempat, Provinsi Papua Tengah tidak hanya merayakan perjalanan sebagai daerah otonom baru, tetapi juga meneguhkan arah pembangunan yang semakin berpihak kepada masyarakat.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperkuat komitmen pelayanan publik sekaligus meluncurkan semangat baru dalam membangun generasi masa depan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT ke-4 Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang digelar di Bandara Lama Nabire, Rabu (22/7/2026).
Meki Nawipa mengajak seluruh masyarakat mensyukuri perjalanan empat tahun Papua Tengah.
Menurutnya, usia yang masih muda menjadi kesempatan untuk terus berbenah sekaligus mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mengikuti rangkaian kegiatan HUT sejak 19 Juli hingga malam puncak perayaan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Dewan Kesenian Papua Tengah, panitia pelaksana, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran TNI dan Polri yang telah mendukung suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut Meki, selama empat tahun terakhir Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah memulai berbagai program strategis di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ekonomi masyarakat, konektivitas, hingga pembangunan infrastruktur.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak tantangan yang harus diselesaikan.
“Masih terdapat masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan dan kesehatan, dukungan ekonomi, pelayanan pemerintahan, serta infrastruktur dasar. Karena itu, usia empat tahun bukan hanya untuk dirayakan, tetapi menjadi kesempatan mengevaluasi kinerja, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat,” ujar Meki.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan Program BANGKIT Papua Tengah (Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh) sebagai hadiah istimewa bagi masyarakat pada peringatan HUT ke-4.
Program afirmasi ini difokuskan pada perlindungan sosial, peningkatan kesehatan, serta pemenuhan gizi keluarga orang sli Papua melalui bantuan tunai sebesar Rp350 ribu setiap bulan bagi balita orang asli Papua.
Bantuan akan disalurkan langsung kepada ibu atau wali perempuan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi, makanan pendamping ASI (MPASI), vitamin, hingga biaya pendidikan anak usia dini (PAUD).
Pada tahap awal, program tersebut akan menjangkau masing-masing 1.000 balita Orang Asli Papua di Kabupaten Intan Jaya, Puncak Jaya, Paniai, dan Dogiyai, sebelum diperluas ke Kabupaten Puncak, Deiyai, Mimika, dan Nabire.
Meki menjelaskan, Program BANGKIT tidak hanya bertujuan memperbaiki status kesehatan dan gizi balita, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga, mendorong pemanfaatan pangan lokal, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperluas akses terhadap layanan keuangan.
Selain meluncurkan program baru, gubernur juga mengajak seluruh masyarakat menjaga Papua Tengah sebagai rumah bersama.
Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
“Saya mengajak semua pihak untuk menolak kekerasan, menghormati perbedaan, dan selalu mengutamakan dialog, karena pembangunan hanya bisa berjalan dalam suasana yang aman dan damai,” katanya.
Kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), Meki berpesan agar momentum HUT ke-4 dijadikan penyemangat untuk meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah harus hadir melayani, bukan mempersulit. Pastikan setiap program dan anggaran dikelola dengan jujur serta memberikan manfaat nyata, khususnya bagi Orang Asli Papua,” tegasnya.
Meki Nawipa juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pejuang pembentukan Provinsi Papua Tengah, pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, lembaga adat, tokoh agama, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat yang telah ikut mengawal perjalanan provinsi ini sejak awal berdiri.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama empat tahun terakhir terus dijaga agar Papua Tengah mampu tumbuh menjadi provinsi yang adil, maju, dan bermartabat.
“Mari terus bergandengan tangan mewujudkan Papua Tengah yang adil, maju, dan bermartabat. Dirgahayu ke-4 Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Semoga Tuhan senantiasa menuntun langkah kita semua,” tutupnya. (*)
Editor : Elfira Halifa