CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Semangat pelestarian budaya mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya melalui Lomba Yosim Pancar (Yospan) yang dibuka di kawasan Bandara Lama Nabire, Selasa (21/7/2026).
Meki menegaskan bahwa Yospan bukan sekadar perlombaan memperebutkan hadiah, melainkan wadah memperkuat identitas budaya masyarakat Papua, khususnya generasi muda.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan hadiah dengan total sekitar Rp130 juta bagi tim-tim yospan.
“Yosim Pancar bukan hanya sebagai ajang mendapatkan hadiah, tetapi menjadi bukti bahwa kita tetap mencintai dan melestarikan budaya Papua. Papua Tengah jangan kalah dengan provinsi-provinsi lain ketika mengikuti Yospan tingkat Papua Raya,” ujar Meki.
Ia juga memperkenalkan slogan “JAMBU” atau Jangan Lupa Budaya, yang diharapkan menjadi semangat bersama dalam seluruh rangkaian HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah.
Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah sehingga kemajuan yang dicapai tidak membuat masyarakat kehilangan jati diri.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba Yospan diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, dan mewariskan seni budaya Papua kepada generasi berikutnya.
Meki juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan rangkaian HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah, termasuk menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan konser rohani yang akan digelar pada Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, pembangunan Papua Tengah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan berbagai program pemerintah, tetapi juga dengan menjaga nilai-nilai budaya sebagai warisan yang harus terus hidup.(*)