Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Bupati Elvis Tabuni, 317 Mahasiswa Puncak Siap Diberangkatkan Lewat Program Puncak Cerdas

Theresia F. Tekege • Senin, 29 Juni 2026 | 16:53 WIB
ubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 
ubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

 Menurutnya, Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas Tahun 2026 yang diinisiasi Bupati Elvis Tabuni merupakan langkah nyata dalam menyiapkan generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi Kabupaten Puncak maupun Papua Tengah.

Melalui program tersebut, sebanyak 317 putra-putri asli Kabupaten Puncak akan diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di luar Papua.

 Pelepasan peserta dilakukan di Aula Negelar, Ilaga, Senin (29/6/2026), dengan Bupati Elvis Tabuni diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Elkana Rumaropen.

 Seluruh mahasiswa selanjutnya akan menjalani pembinaan di Yayasan Binterbusih, Semarang, Jawa Tengah.

Gubernur Meki Nawipa menilai kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten Puncak selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

 Menurutnya, investasi terbesar yang dapat dilakukan pemerintah bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan generasi muda yang berpendidikan dan memiliki karakter kuat.

“Saya selaku Gubernur Papua Tengah sangat mengapresiasi Bupati Puncak Elvis Tabuni. Ini adalah langkah yang tepat dan sejalan dengan visi provinsi, yakni membangun Papua Tengah dari sumber daya manusianya sendiri.

 Sebanyak 317 anak ini adalah investasi jangka panjang yang kelak kembali mengabdi untuk membangun daerah,” ujar Meki Nawipa kepada wartawan via seluler, Senin, (29/6/2026).

Ia mengatakan, Program Puncak Cerdas menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan keterbatasan akses pendidikan yang selama ini masih dirasakan masyarakat di wilayah pegunungan.

 Karena itu, ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten lainnya di Papua Tengah.

Menurut Meki Nawipa, ketika anak-anak daerah memperoleh kesempatan belajar di luar Papua, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengalaman, kedisiplinan, dan karakter yang akan menjadi bekal saat kembali membangun kampung halamannya.

“Mengirim ratusan anak daerah untuk melanjutkan studi adalah modal pembangunan jangka panjang yang tidak ternilai harganya. Ketika mereka berilmu dan berkarakter, merekalah yang nanti akan menggerakkan kemajuan di tanah kelahirannya sendiri,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan kualitas manusia. Menurutnya, daerah tidak akan mampu berkembang secara berkelanjutan apabila tidak memiliki sumber daya manusia yang siap mengambil peran dalam pembangunan.

“Tanpa SDM yang andal, hasil pembangunan tidak akan bertahan lama. Program ini merupakan jawaban atas keterbatasan akses pendidikan tinggi di daerah-daerah terpencil. Karena itu, saya berharap anak-anak yang diberangkatkan hari ini belajar dengan sungguh-sungguh, kembali ke tanah kelahirannya, dan menjadi pelopor pembangunan bagi Kabupaten Puncak serta Papua Tengah,” pungkas Meki Nawipa. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Meki Fritz Nawipa #Papua Tengah #Ceposonline.com