Pemprov Papua Tengah Siapkan Tiga Titik Nobar Playoff Persipura Versus Adhyaksa FC, Gubernur Meki Nawipa: Persipura Kebanggaan Semua Orang P
Theresia F. Tekege• Jumat, 8 Mei 2026 | 10:35 WIB
Flyer Nobar oleh Pemprov Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
CEPOSONLINE.COM, NABIRE- Antusias masyarakat untuk menyaksikan laga playoff promosi liga 1 antara Persipura Jayapura versus Adhyaksa FC tak hanya di Jayapura saja, tapii juga di seluruh tanah Papua.
Untuk di kota Nabire Pemerintah Provinsi Papua Tengah pun mengambil langkah khusus dengan menyiapkan tiga lokasi nonton bareng (nobar) bagi masyarakat.
Pasalnya bagi masyarakat Papua, Persipura bukan sekadar klub sepak bola. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu telah lama menjadi simbol kebanggaan dan pemersatu orang Papua di berbagai daerah.
Gubernur Meki Nawipa mengatakan, penyediaan lokasi nobar dilakukan agar masyarakat yang tidak bisa menyaksikan langsung ke Jayapura dapat menyaksikan dari tayangan. Streaming.
“Besok Persipura main lawan Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe. Kami di Papua Tengah siapkan tiga tempat untuk masyarakat nobar bersama, yaitu di halaman Kantor Samsat Jalan Merdeka, Pantai Maf, dan halaman Kantor Gubernur,” ujar Meki Nawipa, Kamis (7/5/2026).
Ia menegaskan, dukungan terhadap Persipura bukan hanya datang dari satu wilayah, melainkan dari seluruh masyarakat Papua, termasuk Papua Tengah.
“Persipura ini bukan milik satu daerah saja. Persipura adalah kebanggaan semua orang Papua. Ketika mereka bertanding, kita semua ikut membawa harapan yang sama. Karena tiket stadion sudah habis, kami ingin masyarakat tetap bisa berkumpul, bersorak, dan berdoa bersama untuk kemenangan Persipura,” katanya.
Tiga titik nobar yang disiapkan pemerintah berada di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Merdeka Nabire melalui videotron Setda Papua Tengah, serta Pantai Maf Nabire. Seluruh lokasi akan dibuka mulai pukul 15.30 WIT dan dilengkapi layar besar serta sistem suara untuk masyarakat.
Diperkirakan ribuan warga akan memadati lokasi nobar. Mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang tua akan hadir dengan satu tujuan yang sama, memberi dukungan kepada Mutiara Hitam agar kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Di tengah berbagai perbedaan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Papua, sepak bola kembali menjadi ruang yang menyatukan masyarakat dalam satu semangat dan harapan yang sama.
“Kita mungkin sudah terbagi dalam beberapa provinsi, tetapi hati orang Papua tetap satu. Dari Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai sampai Intan Jaya, mari kita bersatu mendukung Persipura. Menang atau kalah, Persipura tetap kebanggaan kita,” ujar Meki Nawipa.
Ia juga berharap doa dan dukungan masyarakat Papua dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Persipura dalam laga penentuan tersebut.
“Kami percaya, dengan doa seluruh masyarakat Papua, Mutiara Hitam akan kembali pulang ke tempat yang seharusnya, yakni kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Mari kita kasih dukungan terbaik untuk Persipura,” tutupnya. (*)