Bukan Sekadar Festival Budaya, Kalimaro Dibidik Masuk 15 Besar Event Nasional

Yulius Sulo • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:09 WIB
Festival Kalimaro yang akan berlangsung sampai 5 Oktober mendatang saat dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Paskalis Prayitno, Kamis (1/10/2026).(CEPOSONLINE.COM/SULO)
Festival Kalimaro yang akan berlangsung sampai 5 Oktober mendatang saat dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Paskalis Prayitno, Kamis (1/10/2026).(CEPOSONLINE.COM/SULO)      

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Pemerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen mendukung pelestarian budaya dan adat di empat kabupaten cakupan provinsi tersebut. Komitmen itu salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Festival Kalimaro yang digelar di Kabupaten Merauke.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Paskalis Prayitno mewakili Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo pada  pembukaan Festival Kalimaro 2026 mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Gereja Katolik, pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Merauke dan Yayasan Kalimaro Bangkit.

“Provinsi Papua Selatan berkomitmen untuk melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di tanah Provinsi Papua Selatan di empat kabupaten yang ada,” katanya, Kamis (1/10/2026).

Ia mengatakan, Pemprov Papua Selatan telah bekerja sama dengan Yayasan Kalimaro Bangkit dalam upaya melestarikan budaya dan adat Marind, sekaligus mengenang proses pelayanan dan memanusiakan manusia yang dilakukan para misionaris pada masa terdahulu.

Menurutnya, empat kabupaten di Papua Selatan memiliki kekayaan budaya masing-masing yang perlu mendapatkan perhatian dan ruang untuk dikembangkan.

Selain Festival Kalimaro di Merauke, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap sejumlah festival budaya di kabupaten lain, seperti Festival Pesta Budaya Asmat yang disebut telah mendunia, Festival Lima Raja Tifa di Merauke serta Festival Sejuta Rawa di Kabupaten Mappi.

“Bapak Gubernur berpesan kepada kita semua dan khusus kepada Asisten Deputi Kementerian Kebudayaan  untuk kita sama-sama mengangkat budaya-budaya di empat kabupaten cakupan ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi karena Festival Kalimaro telah masuk dalam jajaran 125 event terbaik dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

Menurutnya, pencapaian tersebut diharapkan tidak hanya dinikmati Festival Kalimaro, tetapi juga membuka peluang bagi festival budaya dari tiga kabupaten lainnya di Papua Selatan untuk mendapatkan kesempatan serupa.

Ia menegaskan Pemprov Papua Selatan siap memberikan dukungan terhadap pengembangan Festival Kalimaro dan kegiatan budaya lainnya yang digagas masyarakat.

“Kami dari provinsi akan selalu mendukung. Bukan hanya event kali ini saja, tetapi di event-event yang akan datang kami akan memberikan dukungan yang positif sepanjang itu adalah untuk pengembangan anak-anak Marind yang ada di tempat ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap Festival Kalimaro dapat dikembangkan secara lebih masif dan profesional sehingga mampu meningkatkan posisi serta daya saingnya di tingkat nasional.

Saat ini Festival Kalimaro telah berada dalam jajaran 125 event KEN. Ke depan, pemerintah provinsi menargetkan festival tersebut dapat berkembang dan masuk dalam jajaran 15 besar event nasional.

“Untuk ke depannya ini mungkin harus kita kembangkan secara lebih masif lagi, lebih baik lagi sehingga event ini benar-benar nantinya menjadi 15 besar event nasional. Kita masih dalam 125 besar di tanah air ini,” ujarnya.

Festival Kalimaro 2026 sendiri mengangkat tema “Membangun Persaudaraan, Damai dan Sukacita di Kabupaten Merauke dan Provinsi Papua Selatan”, dengan subtema “Dengan Semangat Izakot Bekai Izakot Kai dan Bhinneka Tunggal Ika Kita Wujudkan Kedaulatan Pangan untuk Masyarakat Merauke, Papua Selatan dan Indonesia.”

Kegiatan yang berlangsung 1-5 Oktober 2026 tersebut diisi berbagai agenda seni budaya, pameran ekonomi kreatif dan UMKM, olahraga tradisional serta pawai budaya etnis Nusantara. (*)

Editor : Elfira Halifa
papua seltan kalimaro festiva; budaya Merauke Ceposonline.com