CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Sebanyak 12 bandar udara dan lapangan terbang di wilayah Papua yang sebelumnya sempat ditutup sementara karena pertimbangan keamanan, kini kembali beroperasi.
Pengoperasian kembali dilakukan setelah adanya dukungan personel TNI serta koordinasi dengan pihak terkait.
Kepala Seksi Keamanan Angkutan Udara dan Pelayanan Bandara Otoritas Bandara Wilayah X, Frely B. Tousalwa, mengatakan kondisi operasional bandara-bandara tersebut saat ini sudah berjalan dengan baik.
“Sejauh ini bandara-bandara tersebut sudah beroperasional dengan baik. Karena memang kemarin ada perbantuan daripada TNI dan kami juga diminta data-data untuk kesiapan mereka, para personel yang akan ditaruh di bandara-bandara tersebut,” kata Frely.
Adapun 12 bandara dan lapangan terbang yang sempat ditutup tersebut tersebar di sejumlah wilayah Papua, yakni Satpel Koroway Batu di Papua Selatan yang berada di bawah UPBU Tanah Merah, Bandar Udara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapangan Terbang Kapiraya, Lapangan Terbang Iwur, Lapangan Terbang Faowi, Lapangan Terbang Dagai, Lapangan Terbang Aboy, Lapangan Terbang Teraplu, Lapangan Terbang Beoga dan Bandar Udara Paro.
Bandara-bandara tersebut berada di wilayah Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah. Sementara Bandar Udara Paro sebelumnya sempat ditutup menyusul insiden penembakan dan pembakaran pesawat.
Frely menjelaskan, meskipun bandara-bandara tersebut telah kembali beroperasi, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama. Hal itu mengingat operasional penerbangan di wilayah tersebut berkaitan dengan aspek keamanan nasional.
Karena itu, koordinasi dan komunikasi dengan para pegawai di masing-masing bandara serta aparat TNI dan Polri terus dilakukan. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser