CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, mendorong agar kegiatan kerohanian seperti Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bagi siswa SMP YPK Merauke dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Hal itu disampaikan Paskalis saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 SMP YPK Merauke yang dirangkaikan dengan kegiatan KKR, Jumat (4/9/2026).
Menurut Paskalis, kegiatan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk dan memperkuat iman generasi muda, khususnya para siswa yang sedang menjalani proses pendidikan.
“Saya yakin melalui kegiatan ini iman anak-anak sudah semakin terbentuk. Iman itu sesungguhnya sudah mulai dibentuk sejak kita berada di dalam rahim ibu. Karena itu, iman harus terus dipelihara, dibangun dan diperkuat,” ujarnya.
Ia meminta kepala sekolah dan para guru agar kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan dalam momentum tertentu, tetapi dapat menjadi kegiatan rutin setiap tahun.
“Kalau boleh, kegiatan seperti ini jangan hanya dilaksanakan pada kesempatan tertentu saja. Saya meminta kepada kepala sekolah dan para guru agar kegiatan kerohanian seperti ini dapat dilakukan secara rutin, kalau memungkinkan setiap tahun,” katanya.
Paskalis menilai, pelaksanaan KKR secara rutin juga dapat memberikan kesempatan kepada siswa baru untuk mendapatkan pembinaan iman sejak awal mereka memasuki lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Paskalis turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada SMP YPK Merauke atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan masyarakat Papua Selatan.
Ia menyebut SMP YPK Merauke sebagai salah satu embrio penting pendidikan di Tanah Papua Selatan yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi muda.
“Saya yakin SMP YPK Merauke merupakan salah satu embrio penting pendidikan di Tanah Papua Selatan. Sekolah ini telah memiliki sejarah panjang dan mempunyai peran penting dalam mencetak generasi muda Papua Selatan,” ungkapnya.
Selain bidang pendidikan dan pembinaan iman, Paskalis juga mendorong pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, salah satunya melalui drum band.
Ia meminta kepala sekolah dan para guru berkoordinasi agar SMP YPK Merauke dapat memiliki dan mengembangkan drumband yang nantinya dapat ditampilkan pada berbagai momentum, termasuk peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus.
Kepada para siswa, Paskalis berpesan agar mereka terus belajar, memperkuat iman dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Ia mengingatkan bahwa para siswa nantinya akan melalui proses untuk “dilepaskan” menjadi generasi yang membawa perubahan serta menjadi berkat bagi keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara.
“Kalian bukan melepaskan diri sendiri. Kalian akan dilepaskan. Ketika kalian dilepaskan, kalian diharapkan menjadi generasi yang membawa perubahan dan menjadi berkat bagi keluarga, bagi sekolah, masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara,” tegasnya.
Paskalis berharap momentum HUT ke-64 dan KKR tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan SMP YPK Merauke ke depan.
Ia berharap sekolah tersebut semakin maju, sukses dan terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan pendidikan di Papua Selatan.
“Teruslah belajar, teruslah membangun iman dan teruslah mengembangkan potensi yang Tuhan berikan kepada kalian,” pesannya.(*)