CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo meresmikan sekaligus menyerahkan satu unit rumah layak huni kepada warga kurang mampu di Kampung Harapan, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Rabu (26/8/2026).
Rumah tersebut dibangun oleh Yayasan Shiddiqiyah melalui Tarekat Shiddiqiyah dan diserahkan kepada Chresensia Yolmen, orang asli Papua (OAP) yang merupakan bagian dari keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
Apolo mengatakan, pembangunan dan penyerahan rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian serta semangat berbagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Rumah Syukur ini dibangun oleh Yayasan Shiddiqiyah melalui Tarekat Shiddiqiyah dan diberikan kepada saudara kita, Ibu Chresensia Yolmen, orang asli Papua yang merupakan bagian dari keluarga kurang mampu di wilayah kita,” kata Apolo.
Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Provinsi Papua Selatan, Apolo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan Yayasan Shiddiqiyah atas kepedulian yang diberikan.
Menurutnya, bantuan berupa rumah tersebut merupakan berkat yang sangat berarti bagi Chresensia Yolmen dan keluarganya.
“Kami yakin dan percaya bahwa bantuan berupa rumah ini akan sangat bermanfaat, memberikan rasa aman, kenyamanan, serta menjadi tempat bagi keluarga untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Apolo juga mengenang kunjungannya ke Pondok Pesantren Shiddiqiyah pada 2025, sekitar satu minggu sebelum Ramadan.
Saat itu, ia bersama Edi Setiawan dan pimpinan pondok pesantren mendapat wejangan serta nasihat secara langsung.
“Saat itu kami merasakan suasana kebijaksanaan yang luar biasa. Nilai-nilai keteladanan, kepedulian, persaudaraan, dan semangat untuk berbagi yang kami lihat di lingkungan Shiddiqiyah menjadi sesuatu yang sangat berarti,” ungkapnya.
Apolo berharap kehadiran jemaah Shiddiqiyah di Papua Selatan dapat terus memberikan keteladanan dalam kehidupan sosial dan ikut membantu masyarakat di lingkungan sekitar.
“Kami berharap kehadiran jemaah Shiddiqiyah di Papua Selatan dapat terus memberikan keteladanan dalam kehidupan sosial, ikut membantu masyarakat di lingkungan sekitar, serta menghadirkan dampak kebajikan di mana pun kita berada,” katanya.
Ia menambahkan, kepedulian yang diwujudkan melalui pembangunan dan penyerahan rumah tersebut menjadi contoh nyata bahwa kebaikan tidak mengenal batas suku, agama maupun golongan.
Menurut Apolo, semangat untuk membantu dan berbagi merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai dan sejahtera. (*)
Editor : Elfira Halifa