CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo memberikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi Gateball Papua Selatan atas penyelenggaraan Turnamen Gateball Piala Gubernur Papua Selatan yang untuk pertama kalinya digelar di Papua Selatan.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Papua Selatan diwakili Asisten III Setda Papsel Alberth A. Rapami saat membuka turnamen yang berlangsung pada 20-21 Agustus 2026.
Menurut Albert Rapami, rencana Pengurus Provinsi Gateball Papua Selatan untuk memperluas sosialisasi olahraga tersebut ke sekolah-sekolah merupakan langkah positif.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan, kata dia, mendukung berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga di daerah.
Gubernur menilai, sejak hadir sebagai provinsi baru pada 2022, Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam bidang olahraga.
“Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Papua Selatan sangat mendukung seluruh kegiatan yang positif bagi perkembangan dunia olahraga di Tanah Air dan khususnya di Kabupaten Merauke,”
Ketua Panitia August P. Y. Nirahua yang juga Sekretaris Dinas PUPR Papua Selatan mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkenalkan dan memasyarakatkan olahraga getbol di Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Merauke.
Pengurus Gateball Papua Selatan bahkan berencana memperluas sosialisasi olahraga tersebut ke sekolah-sekolah. Langkah itu diharapkan dapat memperkenalkan Gateball kepada generasi muda sekaligus mendorong munculnya bibit-bibit atlet baru.
“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yang pertama adalah merakyatkan atau memperkenalkan getbol, khususnya di Kabupaten Merauke,” ujar August.
Selain memasyarakatkan olahraga gateball, turnamen Piala Gubernur juga menjadi sarana untuk menjaring dan mempersiapkan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.
Pengurus gateball Papua Selatan berkomitmen mengirimkan satu tim untuk mengikuti Kejurnas tersebut. Selain atlet, dua wasit juga dipersiapkan untuk mengikuti peningkatan kapasitas dan memperoleh sertifikasi.
Sebelumnya, pengurus telah melaksanakan pelatihan wasit yang diikuti 16 peserta. Dari pelatihan tersebut kemudian dipilih empat wasit terbaik yang diharapkan dapat menjadi wasit kompeten dan mendukung perkembangan olahraga gateball di Papua Selatan.
Menurut Auguts, pelatihan wasit tersebut menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya kegiatan serupa dilaksanakan di Papua dan Papua Selatan menjadi daerah penyelenggara.
“Pelatihan wasit ini baru pertama kali se-Papua dan dilakukan di Papua Selatan,” katanya.
Turunen ini diikuti 9 tim yakni 3 tim Balai Jalan, 2 tim Balai Wilayah Sungai (BWS), 2 tim Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Merauke, serta 2 tim PUPR Provinsi Papua Selatan.(*)
Editor : Elfira Halifa