CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mendorong anak-anak di Kampung Koa, Distrik Animha, Kabupaten Merauke, untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat yang dibangun dan diselenggarakan pemerintah pusat di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Apolo saat melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Kampung Koa, Selasa (18/8/2026).
“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden serta pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat melalui pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” kata Apolo.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi muda di Papua Selatan.
“Fasilitas ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Apolo mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi bahwa terdapat sejumlah anak Kampung Koa yang sebelumnya telah direkrut untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, namun kemudian kembali ke kampung karena ingin bertemu dengan orang tua maupun alasan lainnya.
Karena itu, ia meminta Kepala Sekolah, Kepala Kampung, dan Ketua Adat untuk bersama-sama menyiapkan data lengkap mengenai anak-anak tersebut.
“Dengan demikian, pemerintah akan berupaya menyediakan fasilitas transportasi sehingga pada periode tertentu anak-anak tersebut dapat diantar pulang untuk bertemu dengan orang tua, kemudian diantar kembali ke asrama agar mereka dapat melanjutkan pendidikan,” jelasnya.
Apolo menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak sekaligus masa depan masyarakat dan daerah.
.
“Anak-anak adalah aset kita yang paling berharga. Harga diri kita sebagai orang tua ada pada anak-anak kita,” tegasnya.
Menurut Apolo, keberhasilan anak-anak di kemudian hari akan menjadi kebanggaan bagi orang tua. Sebaliknya, kegagalan anak juga akan
menjadi keprihatinan bagi keluarga.
“Apabila anak-anak kita berhasil di kemudian hari, kita sebagai orang tua dapat keluar rumah dengan kepala tegak dan merasa bangga atas keberhasilan serta kesuksesan mereka. Sebaliknya, apabila anak-anak kita gagal, tentu kita sebagai orang tua akan merasa sedih dan prihatin,” katanya.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membimbing, mendukung, dan memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak.
Dalam kesempatan tersebut, Apolo juga mengingatkan masyarakat bahwa sumber daya alam yang dinikmati saat ini merupakan titipan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.
“Hutan, tanah, dan kali yang kita tempati sekarang ini bukan semata-mata milik kita. Semua itu adalah titipan untuk anak-anak dan cucu-cucu kita,” ujarnya.
Menurut dia, sebagai titipan, lingkungan dan sumber daya alam tersebut harus dijaga dan dirawat dengan baik agar tetap dapat dinikmati oleh generasi penerus.
“Suatu saat nanti, ketika dipanggil kembali oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, hutan, tanah, dan kali yang dinikmati hari ini akan diserahkan kepada anak-anak dan cucu-cucu sebagai generasi penerus,” katanya.
Oleh karena itu, Apolo mengajak para orang tua dan seluruh masyarakat Kampung Koa untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak agar dapat mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Saya mengajak Bapak-bapak, Mama-mama, adik-adik, dan kakak-kakak sekalian untuk bersama-sama membantu, mengantar, dan membimbing anak-anak kita melalui pendidikan di Sekolah Rakyat yang telah disediakan oleh pemerintah,” ujarnya.
“Mari kita pastikan anak-anak kita dapat mengenyam pendidikan yang layak, memiliki masa depan yang lebih baik, dan mampu meniti kehidupan dengan penuh harapan,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Apolo Safanpo didampingi Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Willem Rizard Pelamonia, Kepala BP3OKP Yoseph Yanawo Yolmen, Wakil Ketua III DPRP Papua Selatan Joseph Albin Gebze, serta jajaran Forkopimda. (*)