CEPOSONLINE.COM, MERAUKE - Pemerintah Provinsi Papua Selatan memperkuat kebersamaan jamaah calon haji Merauke 2026 lewat halal bihalal Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Papua Selatan di Swissbel-hotel Merauke, Sabtu (2/5/2026).
Gubernur Apolo Safanpo mengatakan, halal bihalal ini bukan hanya ajang silahturahmi tetapi momen kebersamaan, bagian dari menjaga, memelihara dan mengembangkan tali persaudaraan sekaligus mengucap syukur. Terutama pengucapannya syukur bagi jamaah calon haji yang bakal berangkat dan mengikuti ibadah haji, lantaran telah beroleh kesempatan mendapatkan panggilan mulia dari yang Maha Kuasa untuk menunaikan hukum Islam kelima.
Pemerintah berharap terus menjadi mitra, berkolaborasi, bekerjasama dalam membangun wilayah Provinsi Papua Selatan, terutama pembangunan manusia, aspek religius, dan aspek moral.
Ia berpesan kepada jamaah calon haji sekurang-kurangnya menjaga dua kewibawaan yakni kewibawaan fisik dan jiwa. Kewibawaan fisik bisa dilihat dengan panca indra, penampilan.
Apolo menyebut, kewibawaan fisik lebih pada pakaian yang dikenakan. Pakaian yang dikenakan adalah identitas, menunjukkan siapa yang berdiri dengan pakaian itu.
"Kita harus mengajari anak-anak kita untuk menjaga kewibawaan fisik mereka,"pesannya.
Kedua, lanjutnya, kewajiban jiwa terletak pada setiap tutur kata yang dikeluarkan, apa yang keluar dari mulut mencerminkan apa yang ada di dalam hati.
"Kalau hati kita bersih, jernih, tulus dan ikhlas maka kata-kata yang keluar adalah kata-kata etik, dan santun,"kata dia.
"Sebaliknya, kalau kita menyimpan balas dendam di hati, iri hati, merawat kerusuhan didalam tubuh, maka kata-kata yang keluar adalah cacian, makian, sumpah, dan serakah,"ujarnya lagi.
Apolo mengatakan, tidak mudah orang mendapatkan panggilan mulia untuk melaksanakan ibadah haji. Jamaah calon haji harus berdiri di garda depan untuk memberikan pendidikan moral, pendidikan etik.
Ia mengatakan, bukan hanya pada anak-anak dan masyarakat tetapi juga kepada para pemimpin yang melanggar atau tidak sesuai dalam memimpin.
"Kalau kita memimpin salah, tokoh agama harus berdiri didepan untuk tegur, jangan takut,"tegas dalam sambutan.
Jika, kata dia, pemerintah salah langkah, harus diperingatkan, apalagi anak-anak. Mari terus menjaga dan menumbuhkan tali silahturahmi, tali persaudaraan agar wilayah ini agar masyarakatnya tumbuh dan memberikan contoh keteladanan dalam satu kesatuan bangsa
Dia menambahkan, agar pembangunan yang dilakukan dalam upaya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat di Provinsi Papua Selatan, berjalan.
Sebelumnya Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze melepas keberangkatan 95 jamaah calon haji asal Kabupaten Merauke dan 13 CHJ asal Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, pada Kamis (30/4) di Masjid Raya Al Aqsa.
Seluruh jamaah dijadwalkan berangkat pada tanggal 9 Mei menuju Asrama Haji Sudiang Makassar dan selanjutnya tanggal 12 Mei menuju Jeddah Saudi Arabia. (*)