256 Pasangan Ikut Turnamen Domino di Sorong

Norma Fauzia Muhammad • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 13:45 WIB
Beberapa peserta ketika mengikuti lomba Open Tournament Domino Orado di Aula Yonif 762/VYS, Sabtu (26/9/2026). 

(CEPOSONLINE.COM/Fauzia)
Beberapa peserta ketika mengikuti lomba Open Tournament Domino Orado di Aula Yonif 762/VYS, Sabtu (26/9/2026).  (CEPOSONLINE.COM/Fauzia)

CEPOSONLINE. COM, SORONG — Open Tournament Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Tahun 2026 digelar secara serentak di 101 titik di Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. 

Di Kota Sorong, Papua Barat Daya, turnamen tersebut diikuti sebanyak 256 pasangan.

Turnamen yang berlangsung di Aula Yonif 762/VYS, Sabtu (26/9/2026), tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga domino, tetapi juga bagian dari upaya Orado secara nasional mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui jumlah peserta yang mengikuti turnamen secara serentak.

Ketua Panitia Open Tournament Domino Orado Papua Barat Daya, Raymond Karubaba, mengatakan Orado menjadi bagian yang mendukung pelaksanaan Piala Panglima TNI di 101 titik di Indonesia.

“Orado secara nasional sebagai support system dalam rangka HUT TNI ke-81, memperebutkan Piala Panglima di 101 titik,” kata Raymond.

“Di Papua Barat Daya sendiri sebanyak 256 pasangan. Di Sulawesi malah hampir seribu pasangan. Secara nasional, untuk memenuhi standar memecahkan rekor MURI itu sudah masuk,” ujarnya.

“Semua yang mengikuti open turnamen ini sudah ter-cover sebagai atlet Orado. Ini juga bagian dari pra-simulasi menuju Pra-PON dan PON 2028,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Nehemia Urim Perdana mengapresiasi jajaran Orado Papua Barat Daya yang telah bekerja sama menyukseskan pelaksanaan turnamen tersebut.

Nehemia mengatakan persiapan turnamen telah dilakukan selama sekitar satu bulan. Kegiatan dibuka pada Sabtu dan dijadwalkan berlangsung hingga Minggu.

Ia juga menilai perkembangan Orado cukup pesat meski organisasi tersebut baru dibentuk pada 2026.

Menurut Nehemia, TNI dan Orado memiliki hubungan saling mendukung. Orado mendukung kegiatan TNI dalam rangka Piala Panglima TNI dan HUT ke-81 TNI, sementara TNI memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga domino.

Nehemia menambahkan, olahraga domino dapat diterima oleh berbagai kalangan. Karena itu, turnamen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang rekreasi, pemberdayaan UMKM dan penjaringan bibit atlet.

“Selain kita berekreasi, memintarkan otak, membuat otak kita bekerja, kita juga bisa mendapatkan bibit-bibit calon atlet yang bisa kita ikutkan untuk pertandingan ke depannya seperti PON 2028,” pungkasnya.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
sorong Ceposonline.com TNI domino