CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Motor tiba-tiba mogok dan tidak bisa dinyalakan, padahal aki masih normal? Jangan buru-buru menyimpulkan mesin mengalami kerusakan serius. Ada komponen kecil pada sistem pengapian yang kerap luput dari pemeriksaan, yakni kop busi.
Dalam kasus perbaikan yang dibagikan melalui kanal YouTube Yunus Motor, sebuah motor matik tidak bisa dihidupkan menggunakan starter elektrik maupun kick starter.
Padahal, aki dan klakson masih berfungsi normal, sementara lampu indikator mesin tidak menunjukkan kedipan yang mengarah pada gangguan tertentu.
Setelah diperiksa lebih lanjut, mekanik menemukan kop busi atau spark plug cap dalam kondisi kendor dan mengalami korosi. Gangguan pada komponen ini diduga menghambat aliran listrik menuju busi sehingga mesin tidak dapat menyala.
Dilansir dari Radar Bogor, temuan tersebut menjadi pengingat bagi pemilik kendaraan agar tidak langsung mengganti aki atau komponen mesin sebelum mengetahui penyebab pasti motor mogok.
Kop Busi Kendor Bisa Mengganggu Pengapian
Kop busi berfungsi menghubungkan kabel sistem pengapian dengan busi. Komponen ini membantu menyalurkan tegangan listrik agar busi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.
Jika sambungan kop busi kendor, kotor, atau mengalami korosi, aliran listrik dapat terganggu. Akibatnya, percikan api pada busi tidak terbentuk sebagaimana mestinya dan mesin menjadi sulit dihidupkan, bahkan bisa mati mendadak.
Dalam kasus yang dibagikan tersebut, pemeriksaan menunjukkan adanya kotoran dan korosi pada bagian dalam kop busi. Setelah dilakukan pengujian, mesin kembali dapat distarter dan menyala.
Mekanik kemudian mengganti kop busi lama dengan komponen baru. Setelah pemasangan, motor kembali diuji dan mesin dapat menyala dengan mudah serta menunjukkan putaran yang normal saat gas dibuka.
Meski demikian, kop busi bukan satu-satunya penyebab motor sulit dihidupkan. Gangguan serupa juga dapat berasal dari busi, kabel pengapian, koil, suplai bahan bakar, atau komponen lain. Karena itu, pemeriksaan tetap perlu dilakukan secara bertahap.
Jangan Langsung Ganti Aki
Aki yang masih berfungsi normal tidak selalu menjamin seluruh sistem pengapian bekerja dengan baik. Starter dapat berputar, klakson berbunyi, dan lampu indikator menyala, tetapi mesin tetap tidak hidup jika terdapat gangguan pada komponen lain.
Jika motor sulit dinyalakan atau mendadak mogok, pemilik kendaraan dapat memperhatikan beberapa hal berikut:
• Periksa kop busi. Pastikan komponen terpasang erat dan tidak mudah terlepas.
• Cek kondisi kontak. Perhatikan adanya kotoran, korosi, atau kerusakan pada bagian sambungan.
• Periksa busi dan kabel pengapian. Jika kop busi dalam kondisi baik tetapi mesin tetap sulit menyala, pemeriksaan perlu dilanjutkan.
• Perhatikan suplai bahan bakar. Gangguan pada sistem bahan bakar juga dapat membuat mesin gagal hidup.
• Hindari mengganti komponen secara asal. Pastikan penyebab kerusakan diketahui agar biaya perbaikan tidak membengkak.
Pemeriksaan sederhana dapat membantu mengarahkan mekanik pada sumber masalah dengan lebih tepat. Namun, jika pemilik kendaraan tidak terbiasa menangani sistem pengapian, pemeriksaan sebaiknya diserahkan kepada mekanik untuk menghindari risiko sengatan listrik atau kerusakan komponen.
Kasus ini menunjukkan bahwa motor mogok tidak selalu disebabkan kerusakan besar. Komponen kecil seperti kop busi juga patut diperiksa, terutama ketika aki masih berfungsi tetapi mesin tidak kunjung menyala.
Jika pemeriksaan kop busi tidak menyelesaikan masalah, pemeriksaan lanjutan pada sistem pengapian dan suplai bahan bakar diperlukan untuk memastikan penyebabnya. (*)
Editor : AdminDua