Toyota Avanza 2018 vs Suzuki Ertiga 2018: Budget Rp130 Juta, Mana yang Juara Buat Mobil Keluarga?

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 04:56 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Punya anggaran di kisaran Rp130 juta hingga Rp150 juta dan sedang berburu mobil keluarga 7-seater yang rasional? 


Dilansir dari radarsolo.jawapos.com, dua nama legendaris dipastikan langsung masuk dalam radar incaran Anda, Toyota Avanza 1.3 G A/T (2018) dan Suzuki Ertiga GX / Dreza (2018).


Meski berada di rentang harga yang sama, karakter keduanya bertolak belakang.


Avanza menawarkan ketangguhan penggerak roda belakang (RWD) dan kemudahan perawatan.


Sementara Ertiga memanjakan penghuni kabin lewat kenyamanan suspensi dan interior yang lebih mewah.


Lantas, mana yang paling pas meluncur ke garasi rumah Anda? 

 

1. Kenyamanan Kabin dan Kualitas Interior


Perbedaan paling terasa saat Anda pertama kali duduk di balik kemudi maupun di baris penumpang.


*Suzuki Ertiga (2018):* 


Unggul mutlak di sektor kenyamanan. Mengusung skema penggerak roda depan (FWD) dan sasis monocoque, peredaman kabin Ertiga terasa lebih senyap dengan bantingan suspensi yang terkenal empuk.


Tampilan interiornya, terutama pada varian GX atau Dreza, terasa lebih elegan dengan paduan material kain berkualitas tinggi, ornamen bernuansa modern, serta posisi duduk ergomomis.


*Toyota Avanza (2018):*


Mengandalkan sasis semi-unibody dengan penggerak roda belakang (RWD), bantingan suspensi Avanza cenderung lebih keras (stiff), terutama saat mobil dikendarai sendirian tanpa muatan penuh. 


Kekedapan suara kabinnya tergolong standar di kelasnya, namun tatanan dasbor Avanza sangat fungsional dan mudah dioperasikan.


2. Performa Mesin dan Penggerak Roda (RWD vs FWD)


Sektor mekanis menjadi pembeda utama saat diajak melibas beragam kondisi jalan di Indonesia.


*Toyota Avanza 1.3 G A/T (2018):*


Dibekali mesin berkode 1NR-VE 1.329 cc 4-silinder Dual VVT-i bertenaga 96.5 PS dan torsi 120 Nm, dipadukan transmisi otomatis 4-percepatan. 


Nilai jual utamanya ada pada sistem penggerak roda belakang (RWD). 


Sistem ini membuat Avanza sangat perkasa saat melibas tanjakan curam dengan muatan penuh atau melewati jalanan rusak di pedesaan.

 

*Suzuki Ertiga GX/Dreza (2018):*


Ditenagai mesin K14B 1.373 cc 4-silinder VVT bertenaga 92 PS dan torsi 130 Nm berpadu transmisi otomatis 4-percepatan. 


Penggerak roda depan (FWD) membuat penyaluran tenaga ke roda terasa lebih responsif di jalan datar dan efisiensi bahan bakarnya tergolong sangat irit untuk penggunaan dalam kota.


3. Biaya Perawatan dan Resale Value (Harga Jual Kembali)


Faktor finansial jangka panjang sering kali menjadi penentu akhir bagi calon pembeli di segmen ini.


*Toyota Avanza (2018):* 


Menang telak dalam kemudahan kepemilikan. 


Jaringan bengkel resmi Toyota tersebar hingga ke pelosok daerah, pilihan suku cadang (sparepart) imitasi maupun original melimpah dengan harga sangat terjangkau. 


Selain itu, resale value Avanza terkenal sangat stabil dan cepat cair saat ingin dijual kembali.


*Suzuki Ertiga (2018):*


Biaya servis dan harga sparepart original Suzuki sebenarnya masih terjangkau, namun ketersediaan komponen di bengkel umum non-resmi tidak semelimpah Toyota. 


Depresiasi harga bekasnya sedikit lebih tinggi dibanding Avanza, yang justru menjadi keuntungan bagi Anda saat membelinya dalam kondisi bekas.(*)

Editor : Weny Firmansyah
toyota avanza suzuki