Gerhana Matahari Total Terlama Akan Terjadi di Tahun 2027, Suhu Tiba-tiba Anjlok Sampai 10 Derajat

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:41 WIB
Ilustrasi gerhana Matahari total.
Ilustrasi gerhana Matahari total.

CEPOSONLINE.COM - Fenomena astronomi paling spektakuler dan langka di abad ke-21 akan segera menyapa Bumi. 


Piringan Matahari diprediksi tertutup sepenuhnya oleh Bulan dalam durasi yang sangat panjang, mengubah siang hari yang terik menjadi gelap gulita seketika.


Dilansir dari radarsolo.jawapos.com, fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT) tersebut akan berlangsung pada Senin, 2 Agustus 2027


*Durasi 6 Menit 23 Detik Kegelapan Total*


Berdasarkan data dari NASA Eclipse Data, titik puncak gerhana terbesar (greatest eclipse) akan terjadi pada pukul 10.07 Universal Time (UT) atau pukul 19.07 WIT.


Pada momen tersebut, fase totalitas akan berlangsung hingga 6 menit 23 detik dengan magnitudo gerhana mencapai 1,079.


Durasi ini jauh melampaui rata-rata Gerhana Matahari Total pada umumnya


Sebagai perbandingan, Gerhana Amerika Utara pada April 2024 lalu hanya berdurasi 4 menit 28 detik, sedangkan GMT 2026 hanya berlangsung sekitar 2 menit 18 detik.


Panjangnya durasi ini terjadi karena Bulan berada dalam jarak yang sangat dekat dengan Bumi (mendekati perigee).


Sehingga piringan Bulan tampak cukup besar untuk menyelimuti Matahari secara sempurna.


Jalur totalitas gerhana atau wilayah yang akan mengalami gelap total memiliki lebar lintasan mencapai 258 kilometer. 


Jalur ini membentang dari Eropa Selatan, Afrika Utara, hingga kawasan Timur Tengah.

 

Beberapa titik dan kota dunia yang berada tepat di jalur emas pengamatan meliputi:


- *Mesir (Titik Terpanjang):*


Titik gerhana terbesar berada di dekat Kota Luxor, Mesir. Di sini, pengamat bisa menikmati fenomena totalitas secara maksimal selama 6 menit 23 detik dengan posisi Matahari tepat di atas kepala (82 derajat dari horizon).


*Jeddah (Arab Saudi):*


Fenomena ini akan melintasi kawasan Semenanjung Arab. Kota Makkah diprediksi mengalami kegelapan total selama kurang lebih 5 menit di tengah hari. 


Pemandangan langka ini memungkinkan masyarakat melihat gugusan bintang dan planet di atas Ka'bah saat siang hari.


- *Negara Lain:*


Spanyol bagian selatan (Cadiz, Malaga), Maroko (Tangier), Aljazair, Tunisia, Libya, serta Yaman.


*Bagian dari Siklus Agung Saros 136*


NASA mengategorikan gerhana spektakuler 2 Agustus 2027 ini sebagai anggota ke-38 dari total 71 anggota dalam deret Saros 136. 


Siklus Saros merupakan deret periodik gerhana yang terkenal sering menghasilkan gerhana-gerhana matahari berdurasi paling panjang dalam sejarah peradaban manusia.


Selain fenomena GMT pada bulan Agustus, sepanjang tahun 2027 Bumi juga bakal disinggahi fenomena Gerhana Matahari Cincin pada 6 Februari 2027 dengan durasi fase cincin mencapai 7 menit 51 detik.


*Sensasi Udara Dingin dan Penampakan Korona*


Bagi para pemburu gerhana (eclipse chasers), melintasnya bayangan Bulan bukan sekadar atraksi visual. 


Saat fase totalitas terjadi, suhu udara di wilayah lintasan diprediksi bisa anjlok mendadak hingga 10 derajat Celsius.


Selain itu, atmosfer terluar Matahari yang biasanya tak kasat mata, yakni korona, akan memancarkan filamen cahaya putih yang memukau di sekeliling piringan hitam Bulan. (*)

Editor : AdminDua
gerhana matahari suhu