Natalius Pigai Tak Takut Dicopot: Saya Kerja Saja, Presiden yang Menilai

Elfira Halifa • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 05:33 WIB
Natalius Pigai. (JAWAPOS.COM)
Natalius Pigai. (JAWAPOS.COM)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengaku tidak takut jika dirinya dicopot dari jabatan menteri menyusul isu reshuffle kabinet yang kembali mencuat.

 

Pigai menegaskan, dirinya tidak ingin larut dalam spekulasi mengenai pergantian menteri. Baginya, keputusan terkait posisi para menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

 

“Tidak ada (takut, red). Kalau saya takut, untuk apa saya ke Bali? Mending tunggu, lihat-lihat handphone di Jakarta saja. Nunggu kan biasa saja,” kata Pigai di Denpasar, Bali, dilansir dar Jawa Pos, Minggu (4/10/2026).

 

Ia mengatakan tetap menjalankan tugas sebagai Menteri HAM tanpa memikirkan apakah posisinya akan berubah dalam reshuffle.

 

Pigai, penilaian terhadap kinerja menteri sepenuhnya berada di tangan Presiden.

 

“Pigai terkenal karena kerja. Mana ada kalau orang terkenal kalau tanpa kerja, diam-diam. Yang menilai itu Presiden. Presiden yang menilai. Presiden yang memiliki kapasitas, otoritas, hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri dinilai oleh Presiden,” ujarnya.

 

Pigai juga menilai kinerja menteri seharusnya tidak diukur berdasarkan hasil survei ataupun penilaian wartawan. Ia menyebut Presiden Prabowo memiliki kapasitas untuk menilai kinerja setiap menteri berdasarkan data dan capaian kerja.

 

“Pak Prabowo itu intelektual. Intelektual itu menilai berbasis kepada data. Oleh karena itulah penilaian-penilaian itu kepada Presiden, bukan oleh survei, bukan oleh wartawan,” katanya.

 

Pigai mengaku sejak datang ke Bali tidak pernah memikirkan kemungkinan dirinya diganti. Ia memilih tetap bekerja dan menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai posisinya kepada Presiden.

 

“Saya kemarin datang ke sini saya tidak pernah mikir posisi saya akan berubah atau tidak, saya kerja saja. Karena saya tahu Presiden yang menilai,” kata Pigai.

 

Ia kembali menegaskan tidak ingin terpengaruh oleh isu reshuffle yang berkembang. Pigai memilih fokus menjalankan tugas sebagai Menteri HAM dan menunggu keputusan Presiden terkait susunan kabinet.

 

Bagi Pigai, posisi sebagai menteri bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Selama masih mendapat kepercayaan Presiden, ia akan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
Menteri HAM natalius pigai