Dalam Tiga Hari, 2.269 Orang Diduga Keracunan MBG di 6 Daerah

Lucky Ireeuw • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 06:14 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA -Program Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali diwarnai laporan dugaan keracunan makanan.

Dalam kurun tiga hari, sejak 1 hingga 3 September 2026, sedikitnya 2.269 siswa dan warga sekolah di enam daerah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG.
Kasus terbanyak terjadi di Rembang, Jawa Tengah. Sebanyak 777 orang, terdiri dari 752 siswa dan 25 guru SMAN 1 Lasem, mengalami keluhan kesehatan. Aktivitas belajar mengajar bahkan dihentikan dan siswa dipulangkan lebih awal.
Di Sidoarjo, Jawa Timur, dugaan keracunan di Pondok Pesantren Manbaul Hikam tercatat mencapai 666 orang. Sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih menjalani perawatan dan observasi.
Kasus serupa juga dilaporkan di Agam, Jombang, Tana Toraja, dan Nganjuk, dengan jumlah korban mulai dari 100 hingga 334 orang.
Dengan demikian, total sementara mencapai 2.269 orang. Namun, angka ini masih dapat bertambah karena sejumlah pemerintah daerah masih melakukan pendataan serta pemeriksaan sampel makanan untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan.
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, sebelumnya menyampaikan permintaan maaf atas kasus di Sidoarjo. Ia mengakui adanya kelalaian yang menyebabkan gangguan kesehatan penerima manfaat MBG.
BGN kini melakukan pemantauan terhadap korban yang masih dirawat maupun yang telah pulang, sekaligus menelusuri penerima manfaat yang mengalami keluhan tetapi belum mendatangi fasilitas kesehatan.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
keracunan BGN Mbg